Kamis, 08 February 2018

Begini Kongkalikong Fredrich-Bimanesh Halangi Penyidikan Novanto

 

Alia tak langsung menyetujui, ia menghubungi Hafil Budianto Abdulgani selaku Direktur RS Medika Permata Hijau. Namun Hafil Budianto mengatakan agar proses perawatan Novanto tetap sesuai prosedur yang ada yaitu melalui Instalasi Gawat Damrat (IGD) terlebih dahulu untuk dievaluasi dan baru nanti bisa dirujuk ke dokter spesialis oleh dokter yang bertugas di IGD.

 

Selain kepada Hafil, permintaan Bimanesh itu juga disampaikan kepada Michael Chia Cahaya yang saat itu bertugas sebagai dokter jaga di IGD bahwa akan masuk pasien Bimanesh dengan diagnosa panyaklt hipertensi berat.

 

Fredrich juga memerintahkan stafnya bernama Achmad Rudiansyah untuk menghubungi Alia dalam rangka malakukan pengecekan kamar VIP di RS Medika Permata Hijau yang telah dipesan Novanto. Fredrich juga datang ke RS Medika Parmata Hijau menemui Michael, dokter jaga di ruang IGD.

 

Tujuannya yaitu untuk meminta dibuatkan surat pangantar rawat Inap atas nama Novanto dengan diagnosa kacelakaan mobil. Padahal, menurut Jakaa saat itu Novanto sedang barada dI Gadung DPR RI barsama dangan dua ajudannya dan seorang wartawan televisi nasional Hilman Mattauch.

 

"Atas permintaan tersebut dr. Michael Chia Cahaya menoIak karena untuk mangeluarkan surat pangantar rawat Inap dari IGD harus dilakukan pameriksaan dahulu terhadap pasien. Terdakwa IaIu menemui dr. Alia untuk melakukan pengecekan kamar VIP 323 sekaligus meminta kapada dr. Alia agar alasan masuk rawat Inap Novanto yang semuIa adalah diagnosa penyaklt hipertensi diubah dangan diagnosa kecelakaan," terang Jaksa Kresno.

 

Peran besar Bimanesh

Pada sekitar pukuI 18.30 WIB, Bimanesh datang ke RS Medika Permata Hijau menamui Michael menanyakan keberadaan Novanto di ruang IGD. Namun ketika itu Novanto belum datang dan hanya ada Fredrich selaku kuasa hukumnya. Michael juga menyatakan jika dirinya menolak permintaan Fredrich untuk "merequest" diagnosa penyakit Novanto.

 

"Atas penoIakan tarsebut dr. Bimanesh Sutarjo membuat surat pangantar rawat Inap manggunakan form surat pasian baru IGD padahaI dirinya bukan dokter jaga IGD," ujar Jaksa KPK lainnya Joko Hermawan. Baca Juga: Alasan Indepedensi, Tiga Dokter Tolak Bersaksi untuk Bimanesh

Halaman Selanjutnya
Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua