Selasa, 27 Pebruari 2018
Masalah Hukum Kredit Motor
Sengketa mengenai perjanjian kredit motor kerap ditemukan antara konsumen dengan pelaku usaha. Namun untuk menyelesaikan persoalan tersebut tak semudah yang dikira. Satu sisi ada yang setuju berangkat dari perspektif perjanjian bahwa sengketa atas perjanjian berarti wanprestasi dan diselesaikan melalui peradilan umum. Sisi lain masih ada yang mempertahankan kewenangan BPSK bahwa perjanjian kredit motor adalah hubungan konsumen dan pelaku usaha. Dalam liputan khusus kali ini akan memperlihatkan perspektif dari para pemangku kepentingan mengenai hal ini. Seiring dengan itu, terdapat artikel mengenai apa yang perlu diperhatikan konsumen dalam perjanjian kredit kendaraan bermotor sehingga sengketa serupa tak terjadi lagi di masa mendatang.
RED
Dibaca: 5288 Tanggapan: 0
Masalah Hukum Kredit Motor
Ilustrasi: BAS
Belum ada tanggapan
Captcha belum diisi / expired / tidak valid.

NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.