Senin, 07 May 2018

Lagi, PERADI FC Bawa Merah Putih di Piala Dunia Sepak Bola Advokat Mundiavocat

Kembali berjuang merebut piala di laga Mundiavocat ke-19. Bersaing ketat dengan 47 tim dari berbagai negara lainnya.
Normand Edwin Elnizar
Foto: Istimewa

PERADI FC kembali membawa panji merah putih dalam piala dunia sepak bola advokat Mundiavocat ke-19 untuk kedua kalinya. Laga kali ini dihelat di Cambrils/Salou, Spanyol 4 – 13 Mei 2018. Masih di negara yang sama dengan tahun 2016 di La Manga, Spanyol.

 

Vincent Pinatel, penggagas Mundiavocat,  menyampaikan Mundiavocat kali ini diikuti oleh sebanyak 37 negara, 140 tim, dan 3.221 advokat dan notaris. Ribuan lawyer ini ambil bagian dalam pertandingan sepakbola antaradvokat tingkat dunia yang diselenggarakan setiap dua tahun sekali.

 

Mundivocat pertama kali diselenggarakan tahun 1983 di kota Marrakesh, Maroko. Tahun ini telah memasuki pertandingan ke-19 dengan tingkat partisipasi meliputi para advokat dari lima benua besar di dunia. Puluhan tim sepakbola komunitas advokat dari kota-kota besar seluruh dunia tercatat telah berpartisipasi dalam ajang dua tahunan ini.

 

PERADI FC berlaga di kelas Master Tournament (usia pemain diatas 35 tahun) pada pertandingan kali ini. Kelas Master Tournament ini diikuti 48 tim yang berasal dari Argentina (9 tim), Brazil (3 tim), Costa Rica (2 tim), Hungaria, Indonesia (1 tim), Iran (7 tim), Israel (2 tim), Italia (1 tim), Pantai Gading (1 tim), Jepang (2 tim), Marokko (5 tim), Meksiko (2 tim), Nepal (2 tim), Kongo (1 tim), Rumania (1 tim), Senegal (1 tim), Serbia (1 tim), Spanyol (1 tim), Korea Selatan (1 tim), Tunisia (2 tim), Turki (2 tim), dan Ukraina (1 tim).

 

Sama seperti 2 tahun yang lalu, Tim PERADI FC masih memegang rekor sebagai peserta Mundiavocat yang berasal dari negara dengan lokasi terjauh. Ada beberapa negara yang baru kali pertama berpartisipasi pada ajang Mundiavocat kali ini yaitu Srilanka, Denmark, Irak, dan Guatemala. Sementara itu Argentina menjadi negara dengan kontingen terbanyak. Untuk kali pertama dalam ajang ini diadakan juga kategori perempuan.

 

(Baca Juga: Mundi Avocat, Diplomasi Internasional Peradi Lewat Olahraga)

 

Rombongan kontingen PERADI FC yang dipimpin oleh Jamaslin James Purba, Wakil Ketua Dewan Pimpinan Nasional Peradi, membawa 19 pemain dan 7 orang pendamping. Berikut para pemain dalam kontingen:

 

  1. Jamaslin James Purba
  2. Misbahuddin Gasma
  3. Beverly Charles Panjaitan
  4. Joshi Mayer Hutapea
  5. Lungguk Marbun
  6. Roy Chandra Barus
  7. Rein Ronald Silaen
  8. Gilang Jalu Praga
  9. Eric Manurung
  10. Maddenleo T. Siagian
  11. Radot Valentino Simanjuntak
  12. Chandra Kurniawan.
  13. Mario Silitonga
  14. Robinson Samosir
  15. Rudolf Rivai Simangunsong
  16. Budiman Bangun
  17. Mohammad Umar Halimudin
  18. Joe Ricardo
  19. Ozhak Emanuel Sihotang

 

Sedangkan tim pendamping yang ikut dalam mengelola keberangkatan dan keperluan pemain selama bertanding ialah Perry Cornelius Parluhutan Sitohang, Christo Conrad Hutabarat, Erniwaty Hutagalung, Roosmarty Fatah, Bertua Hutapea, Romi Habie, dan Rohmatin Subekti.

 

(Baca: PERADI FC, Peserta Terjauh di Mundi Avocat 2016)

 

Kontingen ini sempat dijamu oleh Deden Muhammad F.S, Direktur Indonesian Trade Promotion Center, perwakilan pemerintahan Indonesia untuk Spanyol, di Barcelona. Deden Muhammad F.S menyambut kontingen dan mendoakan agar PERADI FC sebagai wakil Republik Indonesia dalam ajang Mundiavocat ini dapat berprestasi mengharumkan nama bangsa Indonesia dengan membawa pulang piala. Seluruh berita dan informasi mengenai kegiatan ini dapat diakses di situs panitia penyelenggara www.mundiavocat.com.

 

Belum ada tanggapan
Captcha belum diisi / expired / tidak valid.

NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua