Rabu, 16 May 2018

Hukumonline dan LBH Jakarta Berkolaborasi Melalui Tanya Jawab Hukum

Menjawab pertanyaan mengenai permasalahan hukum bagi pencari keadilan merupakan salah satu cara efektif dalam menyalurkan bantuan hukum.
M-27
Alghiffari Aqsa (kiri) dan Amrie Hakim (kanan). Foto: M-27

Hukumonline menandatangani kerja sama yakni perjanjian mitra klinik dengan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta. Kerja sama ini berkaitan erat dengan visi kedua lembaga, yakni membantu para pencari keadilan dengan memberikan informasi terkait permasalahan hukum yang terjadi.

 

Perjanjian tersebut ditandatangani langsung oleh Direktur Pemberitaan dan Konten Hukumonline Amrie Hakim dan Direktur LBH Jakarta Alghiffari Aqsa di kantor Hukumonline, Selasa (15/5). Keduanya menyambut baik kerja sama ini.

 

Amrie Hakim mengatakan, kerja sama ini sekligus memudahkan para pencari keadilan untuk memperoleh informasi dan pengetahuan mengenai permasalahan hukum yang tengah dihadapi. Hal ini sesuai dengan karakteristik Klinik Hukumonline yang memberikan informasi hukum kepada masyarakat secara luas.

 

Alghiffari mengatakan, menjawab pertanyaan mengenai permasalahan hukum bagi pencari keadilan merupakan salah satu cara efektif dalam menyalurkan bantuan hukum. Ia berharap, kerja sama ini dapat membuka pintu kerja sama dengan Hukumonline di berbagai produk atau jasa lainnya.

 

“Tujuan kami (LBH Jakarta) bekerja sama dengan Hukumonline karena kami dengan Hukumonline ingin memiliki visi yang sama yaitu ingin membantu para pencari keadilan. Sehingga dengan adanya kerja sama ini kami dapat memberikan informasi awal mengenai hukum lewat Hukumonline dan juga bantuan hukum lainnya,” kata Alghiffari.

 

Baca:

 

Pustakawan LBH Jakarta T. Sri Hariyanti mengatakan, kerja sama ini merupakan sebuah cara untuk mempermudah LBH dalam menyalurkan bantuan hukum semacam pemberdayaan bagi pencari keadilan. Dengan begitu, pencari keadilan tidak hanya memperoleh bantuan konsultasi yang dapat dilakukan dengan cara datang ke kantor LBH saja.

 

“LBH Jakarta sendiri memiliki perkara yang harus diselesaikan sebanyak 1.200 perkara setiap tahunnya. Semua perkara yang dikonsultasikan kami terima dan sekitar 20% dari keseluruhan perkara tersebut kami tindaklanjuti penanganannya. Sehingga, adanya kerja sama dengan Hukumonline ini merupakan sebuah peluang besar dan juga sebagai langkah preventif untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai Hukum”. kata Yanti.

 

Sejumlah poin kerja sama tercantum dalam klausul perjanjian. Mulai dari kewajiban Hukumonline untuk menyalurkan pertanyaan yang masuk ke Klinik Hukumonline kepada LBH Jakarta sesuai dengan kategori tiap bulannya sebanyak dua sampai empat pertanyaan. Kemudian, pertanyaan-pertanyaan tersebut dijawab oleh pihak LBH Jakarta sekurang-kurangnya dua artikel tiap bulannya. Jawaban yang diberikan tersebut menyertakan dasar hukum dan referensi yang relevan untuk mendukung argumentasi dan objektif.

 

Alghiffari berharap, melalui kerja sama ini para pencari keadilan dapat mengetahui informasi awal tentang hukum serta memudahkan akses terhadap pencapaian keadilan bagi masyarakat. Pasalnya, dengan jasa lawyer yang mahal bagi sebagian masyarakat sangat menyulitkan mereka untuk mencapai keadilan. Kerja sama juga diharapkan berdampak baik bagi pengetahuan hukum masyarakat sehingga masyarakat dapat membela dirinya dan mendapatkan keadilan bagi dirinya.

Belum ada tanggapan
Captcha belum diisi / expired / tidak valid.

NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua