Selasa, 26 June 2018

Di Malaysia, Lisensi Advokat Tak Berdasarkan Berita Acara Sumpah Pengadilan

 

Misalnya saja soal kabut asap. Ini bisa menjadi persoalan hukum lintas yurisdiksi soal bagaimana kita menanganinya. Dengan hubungan kerja sama yang lebih baik antara Malaysian Bar dan Peradi, bisa saja kami membuat komite khusus untuk mengkaji bersama bagaimana penanganan terbaiknya. Kami melakukan itu dengan Singapura untuk menyelesaikan persoalan lintas batas yurisdiksi. 

 

Adakah isu komersial yang ingin dicapai melalui kerja sama ini?

Tentu saja. Saat ini ada banyak hubungan perdagangan yang terjadi antara Indonesia dengan Malaysia. Tidak hanya bisa menunjang peningkatan investasi dari kedua negara, kerja sama ini juga bisa untuk meningkatkan kolaborasi dalam berbagai isu komersial. Kami masih akan menindaklanjuti MoU ini menjadi lebih konkret lagi.

 

Dalam sambutan pagi tadi Anda sempat menyebutkan soal amandemen Legal Profession Act 1976 yang membuka peluang firma hukum asing lebih leluasa berpraktik di Malaysia. Adakah syarat untuk mengikuti uji kompetensi tertentu?

Benar, ada tiga cara. Yang pertama firma hukum itu bisa membuka kantor sendiri dan beroperasi di Malaysia. Tanpa ujian khusus apapun. Hanya saja tentu harus mengurus biaya administrasi dan sertfikat izin praktik di Malaysia dari Malaysian Bar. Tapi tanpa ujian khusus apapun.

 

Kedua, jika advokat asing secara individu ingin berpraktik di Malaysia maka harus dipekerjakan oleh firma hukum di Malaysia. Lalu Malaysian Bar akan memberikan izin praktik bagi advokat asing tersebut. Setelah Malaysian Bar menyetujui pengajuan izinnya, mereka bisa berpraktik di Malaysia. Yang terakhir dengan skema joint venture. Maksimal 40% kepemilikan firma hukum oleh advokat asing.

 

Apakah Malaysian Bar adalah wadah tunggal organisasi advokat di Malaysia?

Ya, kami hanya memiliki satu organisasi advokat yang mengatur seluruh advokat di Malaysia. Semua advokat yang berpraktik wajib menjadi anggota Malaysian Bar. Itu syarat untuk berpraktik. Harus menjadi anggota dan memiliki sertifikat izin dari Malaysian Bar sebelum berpraktik advokat.

 

Kecuali di Sabah dan Sarawak yang merupakan yurisdiksi terpisah, Malaysia bagian timur. Jika ingin berpraktik advokat di Sabah atau Serawak, ada ketentuan berbeda. Bahkan saya yang bukan penduduk Sabah atau Sarawak tidak bisa berpraktik di sana. Dalam hal ini mereka memiliki organisasi profesi yang independen. (di Sabah ada organisasi advokat bernama Sabah Law Society dan di Sarawak bernama The Advocates Association of Sarawak-red.). Jadi hanya ada tiga organisasi terpisah di tiga yurisdiksi. Kalau hanya mau berpraktik di Sabah atau Sarawak, tidak perlu menjadi anggota Malaysian Bar.

Halaman Selanjutnya
Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua