Kamis, 30 Agustus 2018

Damos Dumoli Agusman, “In House Lawyer” Pemerintah Spesialis Hukum Internasional

 

Damos tercatat pernah menjadi asisten dosen dari Guru Besar Hukum Internasional kenamaan di almamaternya, Prof. Mieke Komar. Ia cukup aktif mengajar hukum internasional di beberapa kampus sambil meniti karir diplomat hingga akhirnya ditugaskan ke Kedutaan Besar RI di Den Haag, Belanda.

 

Karier yang terus menanjak tak menghentikan Damos meluangkan waktu untuk mengajar sebagai dosen. Pada saat yang sama ia pun terus melanjutkan studinya di berbagai kesempatan. Gelar Master of Art on International Law and Politics diraih Damos di University of Hull, UK. Hal yang paling sulit dipercaya soal rekam jejak pendidikan akademis Damos adalah menuntaskan studi doktor di Jerman hanya dalam waktu dua tahun. Itu pun sambil menjabat sebagai Konsul Jenderal RI yang berkedudukan di Frankfurt.

 

“Banyak orang protes, saya bilang kalau saya tidak mengerjakan studi ini dua tahun. Saya hanya menulisnya dalam dua tahun. Risetnya sudah sepanjang karier saya, jadi kalau tanya berapa lama saya S-3 ya 20 tahun,” katanya sembari tertawa.

 

Diplomat yang juga berstatus dosen di FH Universitas Padjajaran, FH Universitas Indonesia, dan FH Universitas Pelita Harapan ini sempat berbagi tips menyelesaikan studi doktor dalam waktu singkat.

 

Menurutnya, penelitian studi doktor harus dimulai jauh sebelum terdaftar sebagai mahasiswa program doktor. Strateginya, Damos mendalami hal yang telah menjadi bidang kerjanya sebagai diplomat. Disertasi yang dipertahankan Damos empat tahun silam telah diterbitkan di Indonesia menjadi buku berjudul “Treaties under Indonesian Law: Comparative Study”.

 

Hukumonline mendapat kesempatan berbincang bersama Damos Dumoli Agusman mengenai berbagai isu hukum internasional. Berikut petikan wawancara hukumonline sambil menikmati secangkir teh hangat di ruang kerja Direktur Jenderal HPI, lantai 2 Gedung Utama Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia.

 

Dirjen HPI Kemenlu, Damos Dumoli Agusman. Foto: RES

 

Bisakah diceritakan secara singkat tentang Direktorat Jenderal Hukum dan Perjanjian Internasional yang anda pimpin ini?

Halaman Selanjutnya
Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua