Jumat, 31 August 2018

Simon Butt: Seharusnya Lebih Banyak Perempuan Menjadi Hakim MK

 

Apa hal lain yang anda amati tentang putusan MK?

Menurut saya putusan tentang anak yang lahir di luar perkawinan sebagai putusan yang luar biasa. Sebelumnya para pria yang menghasilkan anak di luar hubungan perkawinan tidak ikut bertanggungjawab. Mengapa harus perempuan saja yang harus bertanggungjawab atas anak itu? Tidak fair menurut saya. Ini putusan yang paling menonjol, dengan rumusan conditionally unconstitutional,  tidak konstitusional secara bersayarat. Menurut saya ini merupakan revolusi hukum Indonesia. Bukan saja tentang isi putusannya tetapi juga bentuk rumusan yang sering dipakai MK pada putusan-putusan setelah itu.

 

 

Kalau nggak salah sejak Prof. Mahfud diubah menjadi  conditionally unconstitutional. Kalau masa Prof.Jimly itu conditionally constitutional, jadi sesuai dengan konstitusi asalkan ditafsirkan seperti berikut. Tapi Prof.Mahfud mengubahnya menjadi dianggap tidak konstitusional kecuali ditafsirkan sebagai berikut, jadi agak berbeda. 

 

Ini besar akibatnya karena Pemerintah bisa mengabaikan yang pertama. Pernah terjadi dalam kasus UU Sumber Daya Air. Sebaliknya di masa Prof.Mahfud menegaskan bertentangan dengan konstitusi jika tidak ditafsirkan seperti putusan MK. Seharusnya membuat Pemerintah jadi lebih cepat menanggapinya.

 

Apakah ada rumusan semacam itu dalam putusan Mahkamah Konstitusi di negara lain?

Di Australia tidak pernah ada. Rumusan seperti itu dianggap campur tangan kekuasaan kehakiman dalam urusan legislatif. Jika Mahkamah Konstitusi mengatakan ini tidak konstitusional kecuali ditafsirkan sesuai dengan rumusan yang akan kami sampaikan, rumusannya menjadi seperti perubahan isi undang-undang.

 

Kalau membaca putusan MK tentang anak yang lahir di luar perkawinan, pasal yang diuji ditafsirkan ulang oleh MK sehingga anak itu memiliki hubungan perdata dengan Ibu dan Ayah biologisnya. Menurut saya itu menambah norma. Walaupun MK sendiri masih sering mengatakan dalam berbagai putusannya bahwa mereka bukan positive legislator.

 

Itu menarik sekali. Di Australia pasti akan mengundang œpemberontakan para advokat karena hakim dianggap terlalu jauh dari kewenangannya. Tetapi di Eropa dan Korea Selatan sering terjadi yang serupa MK saat ini.

 

Menurut analisis saya, MK tidak mau terlalu mengganggu DPR pada masa kepemimpinan Prof.Jimly. Ketimbang membatalkan, mereka mengatakan norma dalam undang-undang tetap konstitusional asalkan ditafsirkan seperti putusan MK.

Halaman Selanjutnya
Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua