Rabu, 12 September 2018

Ketua MPR Dorong KAHMI Menjadi Pelopor Persatuan

Meski para cendekiawan itu berbeda asal-usul, agama, dan aliran politik namun mereka tetap memberi keteladanan yakni persatuan.
RED
Ketua MPR Zulkifli Hasan. Foto: Humas MPR

Ketua MPR Zulkifli Hasan mengatakan, negeri ini dilahirkan oleh para cendekiawan. Dari tahun 1908 hingga tahun 1945, beragam organisasi seperti Budi Utomo, Sarekat Islam, Muhammadiyah, organisasi para pemuda yang berlatar daerah, NU, Jamiatul Khair, dan yang lainnya bergiat dan bercita-cita mendirikan Indonesia.

 

Zulkifli Hasan mengemukakan yang demikian saat dirinya memberi sambutan dalam simposium yang diselenggarakan oleh KAHMI di Gedung Nusantara V, Komplek Gedung MPR/DPR/DPD, Jakarta, 12 September 2018. “Indonesia dilahirkan oleh para intelektual dan cendekiawan,” ujarnya.

 

Lebih lanjut dikatakan, di tahun 1945, bangsa Indonesia sudah memiliki gagasan ke depan. Disebut Soekarno, Hatta, dan yang lainnya sudah mencanangkan dan memikirkan demokrasi, keadilan, kemanusiaan, dan kesejahteraan. Pikiran para pendiri bangsa semua termuat pada dasar negara dan konstitusi, Pancasila dan UUD NRI Tahun 1945. “Bangsa lain baru memikiran hal yang demikian 20 tahun kemudian,” ungkap pria asal Lampung itu.

 

Meski para cendekiawan itu berbeda asal-usul, agama, dan aliran politik namun menurut Zulkifli Hasan mereka tetap memberi keteladanan yakni persatuan. “Meski IJ Kasimo dan Mohammad Natsir berbeda agama dan partai politik namun mereka tetap bersahabat,” ungkapnya. Hal demikian juga terjadi antara Bung Karno dan Buya Hamka.

 

Mantan Menteri Kehutanan itu mengingatkan bahwa bangsa ini merdeka mempunyai tujuan bersatu, berdaulat, menciptakan keadilan dan kesejahteraan bagi rakyat. Diselenggarakannya Pemilu Presiden maupun Pemilu Legislatif disebut sebagai salah satu jalan untuk menuju tujuan itu. Zulkifli Hasan menyayangkan bila realitas pemilu sekarang berbeda dengan tujuan Indonesia merdeka. “Sangat prihatin kalau Pemilu membuat perpecahan,” ucapnya.

 

Sebagai negara yang berdasarkan Pancasila, dirinya mengajak kepada semua untuk melaksanakan nilai-nilai yang ada. “Pancasila disepakati sebagai pandangan hidup”, tuturnya. Untuk itu masyarakat diharap menjalankan agar berpancasilais. “Perilaku yang ber-Pancasila adalah perilaku yang disinari cahaya illahi”, ujarnya. Tak hanya itu, bila melaksanakan Pancasila maka akan melahirkan perbuatan memanusiakan manusia dan memperkuat persatuan. “Kita beruntung mempunyai pondasi yang kuat,” kata pria yang hobby olahraga jogging itu.

 

Dalam kesempatan itu Zulkifli Hasan mengupas soal hak dan kewajiban pemerintah dan rakyat. Disebut pemerintah mempunyai kewajiban untuk melayani masyarakat. Sikap melayani masyarakat sebab saat dirinya disumpah menjadi pejabat, ia harus patuh dan taat pada Pancasila, konstitusi, dan peraturang perundang-undangan. Dengan sikap yang melayani maka tak akan ada masyarakat yang kelaparan, tak bisa berobat bila sakit, tak bisa sekolah, dan harus bebas dari rasa takut. Dirinya mengharap pejabat dan aparat pemerintah harus adil. “Kalau aparat berpihak maka akan menyebabkan perpecahan,” ungkapnya.

 

Bila pemerintah mempunyai kewajiban melayani masyarakat maka menurut Zulkifli Hasan, rakyat juga memiliki kewajiban memilih pemimpin yang baik. “Pilih pemimpin yang baik, jangan pilih pemimpin karena sembako. Bila salah memilih pemimpin itu berisiko,” tambahnya. Untuk itu dirinya mengajak KAHMI untuk menjadi pelopor di bidang persatuan, ekonomi, maupun bidang lainnya.

 

Koordinator Presidium KAHMI, Siti Zuhro, dalam kesempatan sebelumnnya menuturkan di tahun politik, diharap semua tak membahas masalah politik saja. “Kita juga perlu membahas soal ekonomi kerakyatan,” ujarnya. Dipaparkan Indonesia sebenarnya negara yang kaya namun dilihat dari indeks kebahagian dan ekonomi, masih kalah dibanding dengan negara-negara Asia. “Kita harus mengupayakan minimal setingkat dengan negara-negara ASEAN”, tuturnya. Ditegaskan agar anggota KAHMI ikut membangun ekonomi ummat. “Saatnya kita berkontribusi pada bangsa dan negara,” tambahnya.

 

Siti Zuhro mengatakan, KAHMI berharap pasangan Capres dan Cawapres yang ada mempunyai visi dan misi ekonomi yang tidak melambung-lambung. “Paling penting visi dan misi ekonomi mereka harus membumi,” tegasnya. Menurutnya, saat ini ada sekitar 122 daerah yang gagal mengelola jalannya pemerintahan. Untuk itu KAHMI tegas mengatakan jangan gegap gempita saja dalam Pemilu namun juga harus gegap gempita dalam mensejahterakan rakyat. 

Belum ada tanggapan
Captcha belum diisi / expired / tidak valid.

NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua