Jumat, 12 Oktober 2018

Audit Kantor Akuntan Publik dan Gelembung Nilai Perusahaan Oleh: Chandra Yusuf*)

KAP wajib melakukan audit yang lebih luas agar informasi dari laporan keuangan memiliki informasi simetri yang dapat mencegah penipuan melalui penggelembungan nilai perusahaan.
RED
Chandra Yusuf. Foto: Istimewa

Kasus Medium Term Note (MTN) PT Sunprima Nusantara Pembiayaan (SNP Finance), anak usaha jaringan ritel elektronik Columbia, yang mengalami gagal bayar sebesar Rp14 triliun terhadap 14 bank, terbuka ke publik. Mengapa bank dapat tertipu dengan SNP Finance yang notabene telah  mengalami kesulitan keuangan?

 

Bank mempercayai MTN SNP Finance diakibatkan peringkat surat utang yang dimilikinya. PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memberi MTN SNP Finance per Maret 2018 peringkat idA/Stabel. Pefindo memberikan peringkat tersebut karena laporan keuangan yang telah diaudit oleh Akuntan Publik yang terpercaya.

 

Adapun Akuntan Publik tersebut terdiri dari Akuntan Publik Marlinna, Akuntan Publik Merliyana Syamsul, dan Kantor Akuntan Publik (KAP) Satrio Bing, Eny & Deloitte Indonesia (cnnindonesia.com, 26 September 2018). Mereka telah mengaudit dan memberikan pendapat terhadap laporan keuangan SNP Finance, yang laporannya digunakan oleh Pefindo untuk memberi peringkat MTN SNP Finance.

 

SNP Finance menggunakan laporan KAP tersebut agar Pefindo memberi peringkat yang digunakan untuk mendongkrak kepercayaan terhadap MTN SNP Finance. Pemeriksaan oleh KAP Deloitte Indonesia terhadap laporan keuangan SNP Finance telah memberikan suatu legitimasi. Bank yang memiliki kepercayaan terhadap Pefindo akan mengambil putusan untuk memberikan utang melalui MTN.

 

Nama besar KAP Deloitte Indonesia yang menjunjung profesionalitas dalam masyarakat dipercaya tidak akan melakukan penyimpangan. Ternyata faktanya berkata lain, SNP Finance gagal melakukan pembayaran MTN yang telah jatuh tempo. Meskipun KAP Deloitte Indonesia telah melakukan audit laporan keuangan, yang menjadi dasar peringkat MTN SNP Finance.

 

Informasi Asimetri

SNP Finance melakukan penipuan dengan menambahkan, menggandakan, dan menggunakan daftar piutang (fiktif), berupa data list yang ada di Grup Columbia, PT Citra Mandiri Prima (PT CMP). Pemeriksaan piutang mendapatkan perlakuan istmewa di dalam audit, karena akun tersebut menjadi tempat kesalahan umum dan kadangkala menjadi tempat kesalahan yang disengaja.

 

Menurut Ștefan Zuca, cara membuktikan kebenaran piutang, “The sales account is closely tied to accounts receivable; therefore, evidence supporting accounts receivable tends to support sales.” Pembuktian penjualan akan mengabsahkan piutang valid. Penjualan adalah jantung dari perusahaan yang memompa darah ke seluruh tubuh. Detaknya yang teratur dan berulang akan menentukan kesehatan dari perusahaan tersebut. Kemampuan untuk menjual produknya yang besar memperlihatkan potensi untuk mendapatkan keuntungan transaksi di masa depan. 

Halaman Selanjutnya
Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua