Sabtu, 20 Oktober 2018

Perlunya Kedewasaan Menyikapi Perbedaan Pilihan dalam Berdemokrasi

Indonesia yang memiliki suku dan budaya bermacam-macam tetap bisa bersama-sama tanpa perpecahan.
RED
Fary Djami Francis (tengah). Foto: Humas MPR

Perbedaan pandangan maupun pilihan di alam demokrasi merupakan hal lumrah. Apalagi dalam menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Presiden 2019 mendatang membuat situasi kian memanas. Namun demikian, kedewasaan dalam menentukan pilihan serta  saling menghormati perbedaan pilihan dalam berdemokrasi menjadi keharusan.

 

Demikian disampaikan Ketua Fraksi Partai Gerindra di MPR, Fary Djemy Francis saat menjadi pembicara diskusi Press Gathering pimpinan MPR di Yogyakarta, Jumat (19/10). "Saat ini demokrasi di tanah air sedang menghadapi berbagaai ujian. Karena itu dibutuhkan sikap kedewasaan dalam menyikapi perbedaan," ujarnya.

 

Menurutnya, demokrasi merupakan cara dan alat yang  paling tepat dalam menjalankan roda bernegara. Karenanya, kedaulatan sepenuhnya berada di tangan rakyat. Ironisnya, acapkali  demokrasi belakangan malah melahirkan beragam persoalan. Seperti konflik horizontal, kampanye SARA, berita hoax, fitnah, money politics, hingga dugaan keberpihakan penyelenggara.

 

Fary berpendapat, perbedaan dan perdebatan merupakam hal biasa dalam demokrasi. Menurutnya, bangsa Indonesia pun dapat menjadi negara besar. Penyebabnya,  perdebatan panjang para founding father. Namun, perdebatan itu dilakukan bukan untuk menghancurkan, tetapi dengan semangat saling menguatkan.

 

Karena itulah Ketua Komisi V DPR ini menilai pemerintah seharusnya berterima kasih kepada oposisi. Pasalnya, di saat pemerintah salah jalan, pihak oposisi yang berperan   meluruskan untuk tetap berada di jalan yang lurus.

 

"Jangan anggap oposisi sebagai musih berkompetisi, tetapi jadikan oposisi sebagai teman berdemokrasi," ujaujarnya.

 

Menurutnya, negara tiimur tengah yang memiliki suku dan budaya nyaris sama kerap terlibat pertikaian dalam perbedaan. Sementara di Indonesia yang memiliki suku dan budaya bermacam-macam tetap bisa bersama-sama tanpa perpecahan. "Inilah potret salah satu hikmah perbedaan," pungkasnya.

Belum ada tanggapan
Captcha belum diisi / expired / tidak valid.

NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua