Minggu, 21 Oktober 2018

Ma'ruf Cahyono: Banyak Negara Lain  Ingin Menerapkan Sifat Gotong Royong 

Sebaliknya bila Indonesia berhenti merealisasikan gotong royong, nilai dan karakter bangsa asing bakal masuk menggantikan nilai-nilai budaya asli.
RED
Foto: Humas MPR

Seluruh mahasiswa mestinya tak henti-henti  menginternalisasi dan melaksanakan jatidiri bangsa Indonesia, seperti yang tercantum dalam Pancasila. Karena sesungguhnya, internalisasi jatidiri dan karakter bangsa itu tidak boleh berhenti selama-lamanya.

 

Demikian disampaikan Sektetaris Jenderal (Sekjen) MPR Ma'ruf Cahyomo di hadapan civitas akademika Universitas Hasanudin Makasr, saat menjadi pembicara kunci pada sosialisasi Empat Pilar dan seminar  dengan tema Membangun Pamahaman Agama Yang Konstruktif Terhadap NKRI, Minggu(22/10). Seminar hasil kerjasama MPR RI dengan Fisip Unhas, itu berlangsung di Auditorium prof. A. Amirudin Fakultas Kedokteran Unhas Makasar.

 

"Sebentar saja kita lalai, tidak melakukan internalisasi dan melaksanakan jatidiri bangsa, niscaya karakter bangsa asing akan masuk menggantikannya. Padahal, nilai-nilai asing itu belum tentu sesuai dengan jatidiri bangsa kita," ujarnya.

 

Menurutnya, kalau bangsa Indonesia berhenti merealisasikan sikap gotong royong dan tolong menolong, maka bakal muncul generasi individualistis. Yakni mengutamakan kepentingamnya sendiri. Begitu pula sopan santun itu dilupakan, maka suatu hari nanti bangsa Indonesia tidak akan memiliki tata krama dan saling hormat menghormati, satu dengan sesama. Karena itu menurut Ma'ruf, upaya menginternalisasi jatidiri bangsa Indonesia itu harus terus dilakukan, tidak ada akhirnya. 

 

Apalagi, banyak negara-negara di dunia yang kagum dan iri terhadap jatidiri dan karakter bangsa Indonesia. Bahkan banyak negara yang ingin menerapkan nilai-nilai seperti gotong royong, saling hormat menghormati, tolong menolong dan sopan santun yang selama ini menjadi ciri bangsa Indonesia, di negara mereka sendiri.

 

"Tidak ada kata lain bagi generasi muda, kecuali terus mempertahankan dan melaksanakan jatidiri bangsa itu dalam kehidupan sehari-hari, terus menerus, never ending," pungkasnya.

Belum ada tanggapan
Captcha belum diisi / expired / tidak valid.

NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua