Rabu, 07 November 2018

Kolaborasi Lucas dan Sejumlah Pihak dalam Pelarian Eddy Sindoro

Dalam surat dakwaan disebut Lucas sebagai penyedia dana untuk mengatur agar Eddy Sindoro bisa keluar negeri tanpa pemeriksaan Imigrasi.
Aji Prasetyo
Advokat Lucas saat mendengarkan dakwaan menghalangi proses penyidikan Eddy Sindoro di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (7/11). Foto RES

Penuntut umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membeberkan bagaiman cara Lucas menghalangi proses penyidikan dalam perkara suap panitera Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat dengan tersangka mantan Presiden Komisaris Lippo Group Eddy Sindoro.

 

Dalam surat dakwaan setebal tujuh halaman, penuntut umum menyebut pria kelahiran Ujung Pandang, Sulawesi Selatan berusia 57 tahun ini membantu Eddy melarikan diri ke Thailand dari Indonesia tanpa harus melewati pihak imigrasi. Padahal, ketika itu ia dideportasi Malaysia ke Indonesia karena menggunakan paspor palsu.

 

Cerita awalnya, pada 21 November 2016 Pimpinan KPK menerbitkan Surat Perintah Penyidikan Nomor: Sprin.Dik-84/01/11/2016 guna melakukan Penyidikan perkara tindak pidana korupsi memberi hadiah atau janji kepada pegawai negeri atau penyelenggara negara terkait dengan pengurusan perkara di PN Jakarta Pusat yang diduga dilakukan oleh tersangka Eddy Sindoro.

 

Berdasarkan Sprindik itu, Penyidik mengirimkan beberapa kali surat panggilan kepada Eddy untuk diperiksa sebagai Tersangka. Penyidik juga telah melakukan pencegahan bepergian keluar negeri terhadap Eddy Sindoro melalui Ditjen Imigrasi.

 

"Bersamaan dengan upaya Penyidik untuk pemeriksaan terhadap Eddy Sindoro, pada 4 Desember 2016, Eddy Sindoro menghubungi Terdakwa menyampaikan akan kembali ke Indonesia untuk menghadapi proses hukum di KPK, namun Terdakwa justru menyarankan Eddy Sindoro tidak kembali ke Indonesia," kata penuntut umum Abdul Basir di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (7/11/2018). Baca Juga: Cara Lucas ‘Melawan’ KPK

 

Selain itu, Lucas menyarankan Eddy melepas status warga negara Indonesia dan membuat paspor negara lain agar dapat melepaskan diri dari proses hukum di KPK. Atas saran tersebut, Eddy dengan dibantu Chua Chwee Chye Alias Jimmy Alias Lie membuat paspor palsu Republik Dominika Nomor RD4936460 atas nama Eddy Handoyo Sindoro.

 

Pada 5 Agustus 2018, Eddy dengan menggunakan paspor palsu berangkat dari Bangkok ke Malaysia. Saat ingin kembali ke Thailand, ia ditangkap petugas Imigrasi Bandara Internasional Kuala Lumpur karena diketahui menggunakan paspor palsu.

Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua