Senin, 03 Desember 2018

Upaya Peningkatan Publikasi Lembaga Biro Humas Setjen MPR Gelar Media Expert

Masukan diiperlukan guna untuk melakukan perbaikan konten publikasi yang diproduksi oleh Humas MPR.
RED
Foto: Humas MPR

Dua puluh sembilan perwakilan media massa, baik cetak, online, televisi, radio menghadiri Media Expert Meeting, Sabtu (30/11). Kegiatan yang digelar di Benoa, Bali itu diselenggarakan untuk mengevaluasi kinerja publikasi dan diseminasi informasi yang telah dilakukan oleh Biro Humas Setjen MPR selama satu tahun.

 

Kepala Biro Humas Siti Fauziah di hadapan 29 perwakilan perusahaan media massa menyebut pertemuan yang digelar di Pulau Dewata itu selain untuk mengevaluasi kinerja yang telah dilakukan juga untuk meminta masukan, saran, koreksi, serta tukar pikiran demi perbaikan ke depan. "Tak ada manusia yang sempurna, tak ada gading yang tak retak dalam menjalankan tugas, untuk itulah kami meminta saran, pendapat, dan evaluasi," ujarnya.

 

Apa yang disampaikan oleh perwakilan media massa, menurut perempuan yang akrab dipanggil Bu Titik itu diperlukan guna untuk melakukan perbaikan konten publikasi yang diproduksi oleh Humas MPR. Dirinya berharap, kerja sama antara media massa dengan biro yang dipimpinnya bisa terus dilakukan.

 

Kasubag Pemberitaan dan Informasi, Budi Muliawan menambahkan  jalinan kerja sama antara Biro Humas dengan media massa, dalam tingkatan yang sama. "Biro Humas memandang media massa adalah mitra. Baik Biro Humas maupun media massa partner adalah satu tim,"  ujarnya. 

 

Untuk itu dirinya berharap agar kerja sama yang telah dilakukan bisa saling mendukung dan menguatkan. Dalam sesi evaluasi, saran, dan masukan, satu persatu perwakilan media massa memberi pendapatnya. Semua mengatakan bahwa kerja sama yang telah dilakukan berjalan lancar. "Terima kasih kepada Bu Titik, kerja sama yang telah kami lakukan berjalan lancar," ujar Rina. 

 

"Kerja sama berjalan baik, berita dari MPR sudah kami sebar lewat online maupun media sosial", papar Lara dari Antara. "Kerja sama lancar", tambah Tika.

 

Selain mengapresiasi kerja sama, mereka berharap agar produksi media massa dari Humas MPR tak hanya berita namun juga perlu dikemas dalam bentuk yang lain seperti video, foto, iklan layanan masyarakat, media sosial, interaktif, dan bentuk kreatif lainnya. "Berita sosialisasi dikemas lebih beragam", ujar Gembong. "Tak hanya kegiatan pimpinan MPR namun juga berita soft dari MPR lainnya juga penting," tambah Tika.

Halaman Selanjutnya
Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua