Selasa, 04 December 2018

Kampung Budaya Betawi Setu Babakan, Gelorakan Empat Pilar MPR

Kedekatan rakyat Indonesia dengan seni serta budayanya mempermudah Sosialisasi Empat Pilar untuk dipahami masyarakat Indonesia.
RED
Foto: Humas MPR

Kampung Wisata Budaya Betawi Setu Babakan Jakarta, ramai disambangi masyarakat. Sebagian besarnya adalah kaum ibu yang tergabung dalam berbagai majelis taklim di beberapa wilayah di seputar Jakarta, Selasa (4/12).

 

Berpusat di Gedung RMB kawasan kampung budaya Betawi, masyarakat disuguhkan berbagai pagelaran seni budaya Betawi. Antara lain Gambang Kromong, tari Betawi, Lenong Betawi, dan bebagai kuliner khas budaya Betawi seperti es selendang mayang, kerak telor, laksa Betawi dan lainnya.

 

Hadir dalam pagelaran seni dan budaya tersebut anggota MPR RI Fraksi Partai Demokrat Melani Leimena Suharli, Kepala Biro Humas Sekretariat Jenderal MPR RI Siti Fauziah, Kepala Bagian Pemberitaan, Hubungan Antarlembaga dan Layanan Informasi Biro Humas Setjen MPR RI Muhammad Jaya serta para tokoh Betawi.

 

Dalam kesempatan tersebut, Siti Fauziah mengungkapkan bahwa pagelaran seni budaya Betawi digelar dalam rangka Sosialisasi Empat Pilar MPR RI dengan metode Pageleran Seni Budaya (PSB).

 

"Metode seni budaya ini digunakan sebab bangsa Indonesia sangat kaya akan ragam seni dan budaya.  Tiap daerah memiliki seni budayanya sendiri yang sangat unik, cantik dan masyarakat sangat dekat serta lekat dengan seni dan budayanya.  Kedekatan rakyat Indonesia dengan seni serta budayanya mempermudah Sosialisasi Empat Pilar untuk dipahami masyarakat Indonesia," katanya.

 

Dalam kesempatan yang sama Melani Leimena Suharli menambahkan bahwa seni dan budaya Indonesia adalah bagian yang tidak bisa dipisahkan dari diri rakyat Indonesia.

 

"Seni dan budaya mesti dijaga dan dilestarikan agar tidak punah caranya dengan selalu menghidupkan kesenian dan budaya serta dilakukan kaderisasi seni dan budaya kepada anak-anak sejak usia dini. Saya apresiasi ya tadi para penari, pemain gambang kromong juga pemain lenong semuanya anak-anak muda," katanya.

Halaman Selanjutnya
Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua