Rabu, 05 December 2018

MPR Ajak Netizen Jogja Sebarluaskan Empat  Pilar

Agar program MPR  berupa sosialisasi empat pilar agar bisa diterima oleh masyarakat, termasuk generasi milenial.
RED
Foto: Humas MPR

Dua puluh orang warga Netizens Jogjakarta berkumpul di Hotel Satoria di Jl. Adisutjipto, Jogjakarta, Selasa (4/12) malam. Para pengelola blog (bloger) yang semuanya berasal dari Kota Jogjakarta dan sekitarnya  hadir dan  mengikuti kegiatan yang diberi nama “Warga Netizens Jogjakarta di Acara Ngobrol Bareng MPR.” 

Acara yang melibatkan Netizens ini untuk kedua kalinya diselenggarakan di Jogjakarta, setelah kegiatan serupa pada 2016 lalu. Kepala Bagian Pengolahan Data Sistem Informasi (PDSI) Biro Humas MPR, Andrianto, selaku penanggung jawab acara, mengatakan  maksud dari acara tersebut  adalah untuk mengajak para bloger ikut serta menyebarluaskan  nilai-nilai Empat Pilar menurut cara dan gaya masing-masing bloger.

Menurutnya acara tersebut  memberikan wawasan kepada para bloger tentang nilai -nilai Empat MPR. Tak main-main, Sekjen MPR  Ma’ruf Cahyono meluangkan waktunya menjadi narasumber. Para Netizens juga diajak berdiskusi dengan topik isu yang berkembang di masyarakat ditinjau dari sisi Empat Pilar MPR.

 

Ma’ruf Cahyono pun  mengajak  para bloger untuk ikut menyebarluaskan program MPR agar bisa diterima oleh masyarakat, termasuk generasi milenial. Dia berpendapat mesti terdapat  cara agar ideologi negara, Pancasila, bisa diterima di masyarakat luas. Bahkan,  bukan hanya diterima tapi paling penting adalah melaksanakan dalam kehidupan sehari-hari.

 

Pancasila, menurut Ma'ruf,  adalah sistem nilai yang sangat abstrak. Sistem nilai ini digali dari budaya kita sendiri. Dan, kalau Pancasila ini urai satu persatu isinya sangat bagus. Ma’ruf lalu mengurai sila kelima sila dari Pancasila. Atas dasar itulah, Ma’ruf menyatakan, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) akan kuat kalau ketahanan ideologi kuat. Begitu sebaliknya, kalau ketahanan ideologi lemah maka  NKRI lemah.

 

Maka dari itu Ma’ruf merasa perlu mentransfer nilai-nilai Empat Pilar ini kepada para netizen. Dengan harapan para netizen dapat menerjemahkan dengan cara masing-masing untuk kemudian ditularkan ke masyarakat melalui blog masing-masing. “Kita harus punya kepedulian besar untuk mentransformasikan kepada masyarakat, terutama generasi milenial,” ujar Ma’ruf.

 

Kepala Biro Humas MPR Siti Fauziah menambahkan  para netizen agar turut ikut serta membantu MPR memasyakatkan Empat Pilar. Menurutnya, cukup dengan satu kalimat dalam blog, itu sudah membantu menyosialisasikan Empat Pilar. Dengan cara itu, kata Siti Fauziah, para netizen ikut serta menjaga keutuhan negara, menjaga agar Pancasila tetap ada.

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua