Kamis, 06 December 2018

Cegah Korupsi di Sektor Swasta Lewat Sebuah Buku

Buku Panduan Pencegahan Korupsi untuk Dunia Usaha ini tidak serta merta membuat korporasi bisa terbebas dari jerat korupsi.
Aji Prasetyo
Ilustrasi Korupsi. Ilustrasi BAS

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meluncurkan Buku Panduan berjudul Pencegahan Korupsi untuk Dunia Usaha. Buku ini nantinya bisa jadi petunjuk bagi korporasi agar tidak melakukan, terjebak, atau terhindar dari tindak pidana korupsi.

 

Wakil Ketua KPK Laode M Syarif mengatakan jika dilihat dari UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK, tindak pidana korporasi sebenarnya sudah ada sejak 1999 lalu. Tetapi, tidak ada satu perusahaan pun menjadi tersangka, padahal banyak kasus lingkungan hidup, kehutanan, dan pencucian uang yang melibatkan korporasi.

 

"Yang kedua banyak korporasi digunakan sebagai alat menyembunyikan (hasil) korupsi. Contoh Nazarudin (mantan Bendara Umum Partai Demokrat) membuat 38 perusahaan untuk menyembunyikan korupsinya. Itu yang kita tahu. Kemudian Akil Mochtar juga sama dan perusahaannya aneh, misal direkturnya sopirnya," kata Syarif di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (5/12).

 

Apabila dilihat dasar adanya pemberian suap, ada pemberi dan penerima suap. Selain suap, kasus korupsi yang terjadi mayoritas adalah pengadaan barang dan jasa. Keduanya, menyumbang sekitar 80 persen kasus korupsi yang ditangani KPK. "Dari aktor swasta tak kalah banyak 200-an lebih. Itu hanya kasus di KPK, belum di kepolisian dan kejaksaan," tuturnya.

 

KPK sendiri sudah melakukan penindakan terhadap 5 korporasi, yang salah satu diantaranya sudah masuk ke dalam tahap penuntutan yaitu PT Nusa Konstruksi Enjiniring (NKE) yang sebelumnya bernama PT Duta Graha Indah (DGI). Atas dasar itu, pihaknya merasa perlu untuk menerbitkan buku panduan bagi korporasi.

 

"Dan rasanya enggak adil dong, kalau KPK sudah menindak, tapi belum ada panduannya agar tidak terjerumus. Makanya, hari ini kami luncurkan buku panduan pencegahan korupsi untuk dunia usaha," ujarnya. Baca Juga: Pimpinan Partai Komitmen Terapkan Sistem Parpol Berintegritas

 

Meski begitu, buku ini sendiri tidak bisa serta merta membuat korporasi terbebas dari tanggung jawab pidana. Ia mencontohkan lembaga anti korupsi Inggris pernah menetapkan perusahaan Rolls Royce sebagai tersangka meskipun sudah mempunyai buku panduan.

Halaman Selanjutnya
Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua