Kamis, 06 Desember 2018

Ketua MPR: Pancasila  Acuan Kesepakatan Berperilaku Rakyat Indonesia

Agar berlaku adil dan memanusiakan manusia tanpa pandang bulu dengan adil dan penuh keadaban.
RED
Foto: Humas MPR

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan  mengatakan Pancasila selain sebagai ideologi dan dasar negara, juga menjadi sebuah kesepakatan bersama. Yakni menjadikan Pancasila sebagai acuan perilaku rakyat Indonesia sehari-hari.

 

Pada Pancasila, terdapat  Sila Pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa itu adalah acuan rakyat Indonesia untuk berperilaku sesuai agama yang dianutnya. Jadi, ketika ada rakyat yang menjalankan ajaran agamanya itu artinya Pancasilais.

 

"Pancasila menjadi acuan dalam kehidupan rakyat Indonesia sehari-hari menunjukkan betapa pentingnya Pancasila untuk rakyat Indonesia," katanya, dalam acara Temu Tokoh Nasional/ Kebangsaan dalam rangka Sosialisasi Empat Pilar MPR RI,  di Wisma Nugraha, Desa Banyurojo, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Rabu (5/12).

 

Dalam Sila Kedua Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab, lanjut Zulhasan, menjadi acuan rakyat Indonesia untuk berlaku adil dan memanusiakan manusia tanpa pandang bulu dengan adil dan penuh keadaban.

 

Pada Sila Ketiga Persatuan Indonesia, menjadi acuan perilaku rakyat Indonesia untuk menjaga persatuan bukan mengkotak-kotakan rakyat dalam suasana dan kondisi apapun. Terpenting  tetap menjaga persatuan termasuk dalam suasana tahun politik pileg dan pilpres 2019.

 

"Jangan sampai karena beda pilihan capres, persatuan menjadi retak dan menjadi sebab dan alasan untuk saling berpecah belah, itu sangat tidak Pancasilais.  Partai boleh apapun dan capres boleh siapapun terserah pilihan masing-masing, tapi ingat Pancasila kita sama, bendera negara kita sama, tanah air udara kita sama, itu kuncinya," ujarnya.

 

Menurut Zul, jika Pancasila benar-benar dijadikan acuan perilaku setiap rakyat Indonesia, maka tidak perlu lagi masyarakat khawatir tentang panasnya suasana jelang pileg dan pilpres 2019.

 

Acara Temu Tokoh Nasional/ Kebangsaan dalam rangka Sosialisasi Empat Pilar MPR RI kerjasama MPR RI dengan Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Magelang ini sendiri selain dihadiri Pimpinan serta ratusan anggota PPDI juga dihadiri tokoh masyarakat Kabupaten Magelang dan masyarakat umum.

Belum ada tanggapan
Captcha belum diisi / expired / tidak valid.

NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua