Selasa, 11 Desember 2018

Mahyudin Minta Kalangan Ibu Majelis Taklim Pelajari Agama Secara Benar

Sebab pemahaman agama yang keliru dan sempit ini bisa melahirkan radikalisme. 
RED
Foto: Humas MPR

Wakil Ketua MPR Mahyudin mengajak ibu-ibu yang mengikuti majelis taklim untuk mempelajari agama dengan benar. Sehingga bisa menangkal dan menghindari paham-paham radikal.

 

Ajakan itu disampaikan Mahyudin di depan ibu-ibu yang tergabung dalam Badan Kontak Majelis Taklim Tanah Grogot, peserta Sosialisasi Empat Pilar MPR di Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, Senin (10/12). Sosialisasi ini juga menghadirkan narasumber anggota Fraksi Partai Golkar MPR, M. Suryo Alam.

 

Mahyudin membahas soal belajar agama terkait salah satu tantangan kebangsaan yang dihadapi Indonesia. Yaitu, masih adanya pemahaman keagamaan yang keliru dan sempit. Pemahaman agama yang keliru dan sempit ini bisa melahirkan radikalisme. "Ini sangat berbahaya," ujarnya. 

 

Untuk meredam radikalisme itu pemerintah menjalankan deradikalisasi. Namun program deradikalisasi belum berjalan optimal. "Orang yang sudah terpapar radikalisme akan sulit kembali normal," tuturnya.

 

Karena itu Mahyudin mengajak ibu-ibu untuk mempelajari agama melalui jalur yang benar. "Belajar agama melalui majelis taklim ini merupakan jalur yang benar. Jangan belajar dari internet," ujarnya. 

 

Sebab, informasi dari internet bukan tidak mungkin mengandung informasi yang salah dan hoax serta menyesatkan. Bahkan, tidak sedikit orang menjadi radikal setelah belajar agama dari internet. "Jadi harus hati-hati jangan sampai masuk perangkap paham radikal," katanya.

 

Di bagian lain Mahyudin mencontohkan dakwah yang dilakukan Nabi Muhammad. Dakwah yang dilakukan Nabi Muhammad bukan dengan cara kekerasan. "Kalau dakwah dilakukan dengan cara kekerasan maka orang menjadi tidak senang dengan ajaran agama kita," jelas Mahyudin.

 

"Dakwah itu dengan memberi contoh. Dakwah sebenarnya harus mampu merangkul bukan memukul. Dakwah juga harus mampu mengajak bukan mengejek," imbuhnya.

 

Mahyudin juga mengingatkan ibu-ibu majelis taklim untuk memperkuat persaudaraan. Yaitu ukhuwah bashariah, ukhuwah wathoniyah, ukhuwah Islamiyah. 

 

"Ukhuwah Islamiyah adalah persaudaraan sesama umat Islam, kemudian ada ukhuwah wathoniyah yaitu persaudaraan antar anak bangsa, dan persaudaraan bashariah yaitu sama-sama anak nabi Adam," pungkasnya.

Belum ada tanggapan
Captcha belum diisi / expired / tidak valid.

NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua