Rabu, 12 December 2018

Begini Menteri ESDM Tentukan Harga Indeks Pasar BBM

M. Agus Yozami

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, pada 18 Oktober 2018, menetapkan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM Nomor 1980 K/10/MEM/2018 tentang Harga Indeks Pasar Bahan Bakar Minyak.

 

Penetapan ini merupakan pelaksanaan ketentuan Pasal 15 ayat (1) Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak dan ketentuan Pasal 18 ayat (1) dan ayat (la) Perpres Nomor 61 Tahun 2015 tentang Penghimpunan dan Penggunaan Dana Perkebunan Kelapa Sawit sebagaimana telah beberapa kali diubah, terakhir dengan Perpres Nomor 66 Tahun 2018 tentang Perubahan Kedua atas Perpres Nomor 61 Tahun 2015 tentang Penghimpunan dan Penggunaan Dana Perkebunan Kelapa Sawit.

 

Perpres 191/2014

Pasal 15:

  1. Harga indeks pasar bahan bakar minyak dan harga indeks pasar Bahan Bakar Nabati (Biofuel) yang dicampurkan ke dalam Jenis BBM Tertentu dan Jenis BBM Khusus Penugasan ditetapkan oleh Menteri.

 

Perpres 66/2018

Pasal 18:

  1. Penggunaan dana untuk kepentingan penyediaan dan pemanfaatan bahan bakar nabati jenis biodiesel sebagaimana dimaksud dalam Pasal 11 ayat (2) dimaksudkan untuk menutup selisih kurang antara harga indeks pasar bahan bakar minyak jenis minyak solar dengan harga indeks pasar bahan bakar nabati jenis biodiesel.

(1a) Harga indeks pasar bahan bakar minyak jenis minyak solar dan harga indeks pasar bahan bakar nabati jenis biodiesel sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditetapkan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral.

 

Dilansir dari situs Kementerian ESDM, aturan ini menetapkan bahwa Harga Indeks Pasar Bahan Bakar Minyak, yang selanjutnya disebut HIP BBM, ditetapkan dengan perhitungan sebagai berikut:

 

  1. Untuk jenis Bensin Premium, didasarkan pada harga publikasi Mean of Platts Singapore (MOPS) jenis Mogas 92 rata-rata pada periode 3 bulan sebelumnya dengan formula 98,42% (sembilan puluh delapan koma empat puluh dua persen) kali MOPS Mogas 92.
  2. Untuk jenis Minyak Tanah, didasarkan pada harga publikasi Mean of Platts Singapore (MOPS) jenis Jet Kerosene rata-rata pada periode 3 bulan sebelumnya.
  3. Untuk jenis Minyak Solar (Gas Oil) dalam rangka penetapan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu Jenis Minyak Solar (Gas Oil), didasarkan pada harga publikasi Mean of Platts Singapore (MOPS) jenis Gas Oil 0,25% Sulfur rata-rata pada periode 3 bulan sebelumnya.
  4. Untuk jenis Minyak Solar (Gas Oil) dalam rangka perhitungan Selisih Kurang Antara Harga Indeks Pasar Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu dan Harga Indeks Pasar Jenis Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Minyak Solar (Gas Oil) Dengan Harga Indeks Pasar Bahan Bakar Nabati Jenis Biodiesel, didasarkan pada harga publikasi Mean of Platts Singapore (MOPS) jenis Gas Oil 0,25% Sulfur rata-rata pada periode 1 bulan sebelumnya.

 

Selanjutnya, besaran HIP BBM ditetapkan oleh Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi atas nama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral. Periode perhitungan HIP BBM jenis Bensin Premium, Minyak Tanah dan Minyak Solar, dimulai tanggal 25 pada 3 bulan sebelumnya sampai dengan tanggal 24 bulan berjalan untuk penetapan harga indeks pasar 3 bulan berikutnya.

 

Sedangkan periode perhitungan HIP BBM jenis Minyak Solar (Gas Oil) dalam rangka perhitungan Selisih Kurang Antara Harga Indeks Pasar Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu dan Harga Indeks Pasar Jenis Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Minyak Solar (Gas Oil) Dengan Harga Indeks Pasar Bahan Bakar Nabati Jenis Biodiesel, dimulai tanggal 25 pada 1 bulan sebelumnya sampai dengan tanggal 24 bulan berjalan untuk penetapan harga indeks pasar 1 bulan berikutnya. Penetapan HIP BBM tersebut, berlaku bagi Badan Usaha Pengadaan Bahan Bakar Nabati Jenis Biodiesel yang telah mendapat persetujuan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral.

 

Ditetapkan pula bahwa perhitungan HIP BBM jenis Bensin Premium, Minyak Tanah dan Minyak Solar untuk setiap 3 bulan menggunakan rata-rata nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat dengan kurs beli Bank Indonesia periode tanggal 25 pada 3 bulan sebelumnya sampai dengan tanggal 24 bulan berjalan.

 

Perhitungan HIP BBM jenis Minyak Solar (Gas Oil) dalam rangka perhitungan selisih kurang, untuk setiap 1 bulan menggunakan rata-rata nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat dengan kurs beli Bank Indonesia periode tanggal 25 pada 1 bulan sebelumnya sampai dengan tanggal 24 bulan berjalan.

 

Dalam hal pada tanggal tertentu tidak ada publikasi data Mean of Plaits Singapore (MOPS), tidak ada publikasi data nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat, hari libur nasional dan/atau cuti bersama yang ditetapkan oleh Pemerintah, tanggal tertentu dimaksud dikecualikan dari perhitungan tersebut.

 

Pada saat Keputusan Menteri ini mulai berlaku, Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 2371 K/12/MEM/2017 tentang Harga Indeks Pasar Bahan Bakar Minyak dan Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 1939 K/lO/MEM/2018 tentang Harga Indeks Pasar Jenis Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Minyak Solar (Gas Oil) Dalam Rangka Perhitungan Selisih Kurang Antara Harga Indeks Pasar Jenis Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Minyak Solar (Gas Oil) Dengan Harga Indeks Pasar Bahan Bakar Nabati Jenis Biodiesel dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

 

Terakhir, HIP BBM jenis Minyak Solar (Gas Oil) dalam rangka perhitungan selisih kurang, berlaku pada tanggal ditetapkan dan mempunyai daya laku surut sejak tanggal 1 September 2018.

 

Belum ada tanggapan
Captcha belum diisi / expired / tidak valid.

NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua