Kamis, 20 Desember 2018

MPR  Apresiasi Eksistensi DWP Dalam Pembangunan Nasional

Diharapkan dapat lebih berperan dalam pembangunan nasional.
RED
Foto: Humas MPR

Sekretaris Jenderal MPR Ma'ruf Cahyono hadir sebagai tamu kehormatan dalam acara HUT Dharma Wanita Persatuan (DWP) Ke-19. Kegiatan tersebut digelar  di Sekretariat Jenderal MPR Gedung Nusantara V, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD, Senayan, Jakarta, Rabu (19/12).

 

Dalam kesempatan tersebut, Ma'ruf Cahyono mengucapkan selamat HUT yang ke-19 dengan harapan DWP mampu memberikan kesejahteraan kepada anggotanya. Kemudian juga berperan lebih besar lagi dalam pembangunan nasional.

 

“Saya mengapresiasi kegiatan DWP serta mendukung eksistensi juga program-program serta aktifitas dari DWP,” ujarnya.

 

Ma’ruf Cahyono mengingatkan kepada seluruh peserta anggota DWP bahwa betapa dibutuhkannya peran anggota DWP sebagai salah satu elemen bangsa, menjadi bagian penting dalam pembangunan nasional.

 

“Dalam lagu Mars DWP yang sering dinyanyikan, itu sudah sangat luarbiasa isinya yang menyebut-nyebut soal kemandirian, ekonomi sampai sosial dan budaya serta komitmen untuk bersatu padu wujudkan masyarakat adil dan makmur.  Semua sudah lengkap, pesan saya jangan hanya dihafal tapi dilaksanakan,” katanya.

 

Diungkapkan Ma’ruf, jika elemen masyarakat seperti para anggota DWP seluruh Indonesia melaksanakan kiprahnya untuk bangsa dan negara dalam perekonomian, kemandirian, sosial dan budaya maka akan lancarlah bangsa Indonesia menuju cita-cita bersama. Dan hal tersebut sesuai dengan amanah TAP MPR tentang visi Indonesia masa depan yakni Indonesia yang maju, Indonesia yang sejahtera dan Indonesia yang mandiri.

 

“Saya yakin jika semua kiprah tersebut dilaksanakan sesuai dengan koridor Pancasila maka selesai semua masalah bangsa, Indonesia akan tenteram-tenteram saja,” ucapnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua