Kamis, 27 December 2018

HNW: Kiprah Generasi Muda Islam Indonesia Menjadi Bagian Solusi Masalah Bangsa

Kiprah dan peran generasi muda Islam Indonesia saat ini bagi  bangsa dan negara harus lebih baik dari  generasi muda Islam Indonesia di era perjuangan dahulu.
RED
Foto: Humas MPR

Wakil Ketua MPR  Hidayat Nur Wahid  (HNW) mengapresiasi dan mendukung rencana generasi muda Islam Indonesia yang tergabung dalam organisasi Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) yang akan terlibat langsung menjadi relawan memantau dan mengawasi pelaksanaan pemilu 2019. Pernyataan  tersebut diungkapkan HNW usai mendengar langsung dari Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) KAMMI Irfan Ahmad Fauzi.

 

“Saya sangat apresiasi dan dukung rencana tersebut, dan memang inilah harapan kita semua kiprah generasi muda mahasiswa Islam yang tidak hanya teori tapi aksi dan menjadi bagian dari solusi permasalahan bangsa,” ujarnya dalam acara audiensi delegasi PP KAMMI, di ruang kerja Wakil Ketua MPR  di Gedung Nusantara III, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD, Senayan, Jakarta, Kamis (27/12/2018).

 

Kiprah positif generasi muda Islam Indonesia KAMMI tersebut, menurut HNW, juga untuk menjawab berbagai kesalahpahaman tentang Islam seperti radikal, non NKRI, non pancasila dan lainnya. Menurutnya kiprah KAMMI sebagai generasi muda Islam Indonesia yang positif. Seperti menjadi relawan bersama elemen masyarakat, elemen pemuda berbeda agama dan suku lainnya terjun  ke lokasi bencana Tsunami yang memporak porandakan wilayah pesisir Banten, Jawa Barat.  

 

"Hal-hal baik seperti itu harus diperhatikan generasi muda Islam Indonesia sebab jika diam saja maka kesalahpahaman-kesalahpahaman tentang Islam akan terus ada,” katanya.

 

HNW juga mengingatkan hal tersebut sangat penting. Kiprah dan peran generasi muda Islam Indonesia saat ini untuk bangsa dan negara harus lebih baik dari kiprah dan peran para generasi muda Islam Indonesia di era perjuangan dahulu. Dia menegaskan  peran KAMMI mengawasi dan memantau pemilu 2019  merupakan bagian dalam menyukseskan pemilu 2019. Setidaknya memastikan pemilu berjalan demokratis dan  mengarah ke demokrasi proporsional.

 

"Demokrasi suara terbanyak yang tidak lagi mengenal dikotomi mayoritas minoritas. Jika memang dalam kompetisi demokrasi seperti pemilu elemen mayoritas menang, bukan berarti rekayasa politisasi elemen tertentu sehingga menjadi menang,” tandasnya.

Belum ada tanggapan
Captcha belum diisi / expired / tidak valid.

NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua