Rabu, 02 January 2019

MA Serahkan Bantuan untuk Korban Tsunami di Lampung Selatan

RED
Keluarga Besar Mahkamah Agung, IKAHI, IPASPI dan Dharmayuktikarini memberikan bantuan kepada korban tsunami di Lampung Selatan, Rabu (2/1). Foto: Istimewa

Keluarga Besar Mahkamah Agung, IKAHI, IPASPI dan Dharmayuktikarini memberikan bantuan kepada korban tsunami di Lampung Selatan, Rabu (2/1). Bantuan sebesar Rp150 juta itu diserahkan langsung oleh Ketua Pengadilan Tinggi Tanjungkarang, Zaid Umar Bob Said dan Kepala Biro Hukum dan Humas MA Abdullah di dampingi Ketua PN Gunung Sugih, Syamsul Arief, Ketua PN Kalianda, Mashuri Effendi dan Hakim Tinggi PT Tanjungkarang Diah Sulastri Dewi serta jajaran pejabat daerah Lampung Selatan. 

Abdullah mengatakan, bantuan tersebut merupakan bukti kepedulian keluarga besar MA dan organisasi di bawahnya terhadap bencana musibah yang terjadi. "Mahkamah Agung di bawah kepemimpinan Ketua MA M. Hatta Ali selalu cepat dan tanggap memberi keadilan dan kepedulian kemanusiaan. Bencana tsunami yang menimpa masyarakat pesisir Lampung Selatan dan Banten adalah derita yang juga ikut dirasakan keluarga besar pengadilan seluruh Indonesia," ujar Abdullah dalam siaran pers yang diterima Hukumonline.

Zaid Umar menambahkan, sejak hari pertama bencana, Pengadilan Tinggi Lampung telah mengirimkan anggotanya datang ke Lampung Selatan untuk mengawal bantuan dari MA. "Saya dan keluarga besar pengadilan seluruh Indonesia ikut gelisah bila terjadi bencana dan memakan korban. Rasa kemanusian kami terpanggil, inilah bentuk kongkret dari nilai-nilai keadilan tersebut," katanya.

Atas bantuan tersebut Bupati Lampung Selatan melalui Asisten I Pemkab Lampung Selatan, Supriyanto mengucapkan terima kasih. Bantuan berupa uang tunai tersebut rencananya akan diperuntukkan membantu rehabilitasi pemukiman warga yang terdampak tsunami. "Agar korban tsunami Lampung Selatan cepat pulih dan bangkit," tambahnya.

Belum ada tanggapan
Captcha belum diisi / expired / tidak valid.

NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua