Sabtu, 09 Pebruari 2019

Daftar Kelulusan UPA Peradi 2018 Gelombang II, 45 Persen Didominasi DKI

Dari 34 kota yang menyelenggarakan ujian. Untuk menentukan kelulusan, panitia telah melakukan pengoreksian hasil ujian pada tanggal 11-12 Januari 2019.
Normand Edwin Elnizar
Suasana ujian advokat. Foto: RES (Ilustrasi)

Berdasarkan Surat Keputusan Panitia Ujian Profesi Advokat 2018 No.KEP.003/PUPA-PERADI/II/2019 tentang Pengumuman Hasil Ujian tertanggal 6 Februari 2019, organisasi advokat di bawah komando Fauzie Yusuf Hasibuan itu mengumumkan kelulusan UPA Tahun 2018 gelombang ke-2.

 

Total peserta yang lulus ujian pada gelombang ini berjumlah 5238 orang dari jumlah 6150 orang yang mendaftar ujian. Sedangkan jumlah peserta yang ikut ujian pada gelombang ini sebanyak 5887 orang. UPA Peradi Tahun 2018 Gelombang ke-2 telah dilaksanakan secara serentak di 34 kota seluruh Indonesia pada Sabtu, 25 Desember 2018 lalu.

 

"Dari seluruh peserta yang mendaftar ujian tahun ini berjumlah 6150 orang. Dari jumlah itu, yang lulus ujian sebanyak 5238 orang dari 5887 jumlah seluruh peserta yang mengikuti ujian yang tersebar di 34 kota di seluruh Indonesia," ujar Fauzie dalam siaran persnya yang diterima Hukumonline, Jumat (8/2).

 

Fauzie menambahkan, passing grade kelulusan adalah 70/100. DKI Jakarta merupakan jumlah peserta lulusan terbanyak yaitu 2363 peserta.  Keputusan tentang kelulusan ini mulai berlaku sejak ditetapkan yakni tanggal 6 Februari 2019 dan tidak dapat diganggu gugat.

 

Untuk menentukan kelulusan, panitia telah melakukan pengoreksian hasil ujian pada tanggal 11-12 Januari 2019. Ketua Panitia UPA 2018, Hermansyah Dulaimi menambahkan, koreksi hasil ujian dilakukan oleh 65 advokat senior yang mumpuni dan profesional. Koreksi dilaksanakan pada tanggal 11-12 Januari 2019 terhadap berkas hasil ujian berjumlah 5887 dari 6150 jumlah peserta yang ikut ujian. (Baca: Ini Syarat Wajib Jadi Penilai Hasil Ujian Advokat Peradi)

 

Ia mengucapkan selamat bagi peserta yang lulus ujian. Ke depan, lanjut Hermansyah, Peradi akan tetap melaksanakan UPA bagi calon advokat Indonesia. "Kami juga telah mengeluarkan pemberitahuan pendahuluan mengenai akan diadakan lagi ujian profesi advokat  tahun ini yang akan dilaksanakan pada tanggal 31 Agustus 2019. Bagi peserta yang belum lulus silahkan mencoba lagi jangan patah semangat," tandasnya.

 

 

Dari seluruh peserta yang lulus ujian berjumlah 5238 orang tersebut, terbanyak berasal dari DKI Jakarta yakni 2363 orang atau sekitar 45 persen dari seluruh peserta yang lulus. Di urutan kedua, adalah Kota Surabaya dengan jumlah peserta yang lulus sebanyak 407 orang. Di tempat ketiga Yogyakarta dengan jumlah peserta yang lulus sebanyak 291 orang.

 

Pada urutan berikutnya adalah Medan dan Bandung yang sama-sama mencetak kelulusan ujian sebanyak 230 orang atau 4,4% dari total seluruh peserta yang lulus. Untuk lebih lengkapnya daftar peserta yang lulus ujian, silakan klik di sini.

Belum ada tanggapan
Captcha belum diisi / expired / tidak valid.

NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua