Jumat, 01 March 2019

Jaksa Putar Rekaman dalam Sidang Lucas, Terungkap Skenario Hindari KPK

Jika Eddy Sindoro pulang ke Indonesia, diduga akan berdampak negatif kepada James Riady
Aji Prasetyo
Lucas dan tim pengacaranya pada sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta beberapa waktu lalu. Foto: RES

Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (28/2) kembali melanjutkan sidang lanjutan dugaan menghalang-halangi penyidikan atas nama terdakwa Lucas. Pria yang berprofesi sebagai advokat ini didakwa karena dianggap menghalangi proses penyidikan terhadap Eddy Sindoro. Penuntut umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memutar rekaman percakapan suara diduga suara Lucas dan Eddy Sindoro. Dalam percakapan tersebut terungkap sejumlah skenario agar Eddy Sindoro dapat menghindari jeratan KPK.

Skenario pertama adalah tetap berada di luar negeri, dilanjutkan upaya mengganti kewarganegaraan. Salah satu wilayah yang dituju adalah negara di Amerika Latin. Seperti diketahui, Eddy Sindoro dideportasi imigrasi Malaysia setelah ketahuan menggunakan paspor palsu Republik Dominika. Skenario lain adalah pulang ke Indonesia dan mengajukan praperadilan terhadap KPK.

Skenario menghindari KPK itu terekam dalam percakapan yang diputarkan rekamannya dalam sidang. Penuntut umum, Abdul Basir, meyakini dua pria dalam percakapan itu adalah Lucas dan Eddy Sindoro.

"Kalau sudah dapat bukan berarti tinggal di situ. Ya kalau sudah ada warga negara itu kan you lepas Warga Negara Indonesia. Nah, ini berarti kan you nggak bisa diburu lagi, gitu loh, selesai. Lu bisa pergi ke seluruh dunia, mau di mana-mana aja", ujar suara diduga suara Lucas dalam rekaman percakapan.

(Baca juga: Bahasa Hukum: ‘Forensik Akustik’, Jalan Menuju Pembuktian Similaritas Suara dalam Tindak Pidana).

Menurut suara percakapan yang diduga Lucas dengan Eddy, jika tidak melepas kewarganegaraan maka KPK bisa terus memburunya. Sebaliknya, jika melepaskan kewarganegaraan, KPK tidak bisa terus mengejarnya karena orang yang diduga Eddy tidak lagi harus tunduk pada hukum di Indonesia.

"Sekarang and then kan kalo Lu mau masuk negara itu kan you kasih uang nah dia tau Elu very rich (sangat kaya –red) you lapor aja you ada duit berapa banyak, wah dia langsung terima you, Pak Eddy. Ngerti nggak, ngerti nggak Pak Eddy? Kan you punya kekayaan apa, wah langsung diterima you, tau enggak, ngerti enggak?" kata suara diduga Lucas. 

Halaman Selanjutnya
Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua