Rabu, 06 March 2019

Disrupsi Teknologi: Rentang Gaji In House dan Corporate Lawyer Naik di 2019?

Arus perpindahan kerja lawyer di Indonesia dalam rentang 2018-2019 tak lagi berkisar menuju profesi in-house perusahaan konvensional saja, melainkan banyak merambah industri start-up.
Hamalatul Qur'ani

Pesatnya perkembangan ekonomi digital turut mendorong kebutuhan akan SDM legal, baik in house maupun lawyer yang paham atau memiliki spesialisasi bidang hukum teknologi. Menjamurnya perusahaan rintisan (start-up),baik dalam bentuk e-commerce maupun financial technology (fintech) menjadi salah satu pertanda telah beralihnya kebutuhan besar akan bidang ini.

 

Nyatanya, terungkap dalam hasil riset Robert Wolters bahwa arus perpindahan kerja lawyer di Indonesia dalam rentang 2018-2019tak lagi berkisar menuju profesi in-house perusahaan konvensional saja, melainkan banyak merambah industri start-up.

 

Seiring disrupsi teknologi yang disambut oleh kebutuhan professional hukum berpengalaman, Wolters mencatat bahwa salary level (rentang gaji) karyawan juga terus meningkat di tahun 2019. Bahkan bagi karyawan yang pindah kerja, setidaknya memperoleh gaji yang setara atau bahkan memperoleh kenaikan gaji dalam kisaran 20 (dua puluh) hingga 25 (dua puluh lima) persen dari kantor lamanya.

 

Spesifiknya, jika hasil riset kualitatif “Indonesia Salary Benchmark 2018” yang dikeluarkan Michael Page Indonesia pada 2018 dibandingkan dengan “Salary Survey 2019” yang dikeluarkan Robert Wolters pada 2019, memang perubahan gaji profesi hukum terpaut jarak yang cukup jauh.

 

Untuk kategori Private Practice misalnya, gaji senior associate pada first tier lawfirm (hasil survey Michael Page 2018) berada dalam rentang Rp 780 juta hingga Rp 910 juta per tahunnya. Sementara di 2019, Robert Wolters merilis rentang gaji senior associate berada dalam kisaran Rp 1,1 miliar hingga Rp 1,3 miliar.

 

(Baca: Ini Besaran Gaji In House Counsel di Indonesia Tahun 2018)

 

Adapun rentang gaji associate (2019), berada dalam rentang Rp 700 juta hingga Rp 1,1 miliar pertahun. Berbeda jauh dengan suvey Michael page 2018, yang merilis kisaran gaji associate pada first tier lawfirm berada dalam kisaran Rp 488 juta hingga Rp 585 juta pertahun.

 

Selain rentang gaji lawyer, Robert Wolters juga merilis perbandingan kisaran gaji jajaran in-house counsel antara tahun 2018 dengan 2019, berikut daftarnya:

 

Sumber: Salary Survey 2019, Robert Wolters.

 

Country Manager Indonesia Robert Wolters, Eric Mary, menyebut ke depan penasihat hukum yang paham teknologi akan terus diminati semua sektor. Terlebih sepanjang 2018, katanya, Indonesia telah menjajaki berbagai peralihan menuju bisnis berbasis teknologi. Sebut saja pengajuan izin melalui sistem Online Single Submission (OSS), pergeseran pembuatan kontrak dari berbasis kertas menuju kontrak elektronik hingga beragam perkembangan industri fintech dan e-commerce, jelas membutuhkan profesional hukum yang faham betul serta berpengalaman di bidang teknologi.

 

Eric mencontohkan, start-up yang sedang mencari pendanaan atau penawaran saham perdana/ initial public offering (IPOs)  serta hendak melakukan merger dan akuisisi, tentu akan membutuhkan tenaga in-house atau penasehat hukum yang tech-savvy (melek teknologi) untuk mengerjakan kesepakatan terkait teknologi. “Penasehat hukum yang tech-savvy akan sangat laku di semua sektor,” tukas Eric.

 

Untuk itu, melihat kebutuhan pasar akan kemampuan teknologi seorang profesional, setidaknya sekitar 65% (persen) profesional telah mengambil kursus peningkatan skill di bidang-bidang sesuai kebutuhan khusus yang mereka inginkan termasuk kursus soal teknologi. Adapun di luar sektor fintech, Eric menyebut gaji pada beberapa firma hukum Indonesia yang terafiliasi dengan asing, umumnya tetap stabil dan terus mengalami kenaikan gaji di atas kisaran pasar pada tahun 2018 dan diperkirakan tetap begitu hingga tahun 2019.

 

Tak bisa dianggap remeh, besaran gaji ini terungkap menjadi faktor yang sangat menentukan ‘apakah seorang karyawan akan bertahan atau memilih pindah ke kantor lainnya’. Selain itu, tingkat kepuasan seseorang dalam menjalankan rutinitas kerjanya juga dinilai cukup berpengaruh untuk mempertahankan pekerja yang dianggap sebagai aset berharga perusahaan.

 

Setidaknya, terdapat 4 faktor penentu kepuasan pekerja yang dirilis Wolters yakni remunerasi yang cukup, work-life balance, umpan balik dan dorongan dari manajemen serta pelatihan dan kesempatan untuk mengembangkan diri.

 

Belum ada tanggapan
Captcha belum diisi / expired / tidak valid.

NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua