Rabu, 27 March 2019

Selangkah Lagi, RUU Ibadah Haji dan Umrah Disahkan

Bakal disahkan menjadi UU dalam rapat paripurna DPR pada Kamis (28/3) besok.
Rofiq Hidayat
Gedung DPR. Foto: RES

Setelah molor bertahun-tahun, akhirnya sepuluh fraksi parpol di Komisi VIII dan pemerintah memberi persetujuan dalam pengambilan keputusan tingkat pertama terhadap Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah. Selanjutnya, RUU tersebut bakal diboyong ke dalam rapat paripurna DPR untuk diambil keputusan dan disahkan menjadi undang-undang (UU).

 

Ketua DPR Bambang Soesatyo memastikan DPR bakal mengesahkan RUU Penyelenggaraan Ibadah dan Haji menjadi UU dalam paripurna yang akan digelar pada Kamis (28/2019) besok. Dia menerangkan RUU ini bakal melengkapi berlakunya UU No.13 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji. Hal terbaru dalam draf RUU ini mengatur penyelenggaraan pelayanan pelaksanaan umrah yang sebelumnya tidak diatur dalam UU 13/2008.

 

“RUU Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah akan dibawa ke rapat paripurna DPR untuk disahkan,” ujar Bambang Soesatyo di Komplek Gedung Parlemen, Rabu (27/3/2019). Baca Juga: Beragam Persoalan dalam RUU Haji dan Umrah

 

Selain pelaksanaan umrah, RUU Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah ini mengatur prioritas bagi calon jamaah haji difabel dan lanjut usia di atas 65 tahun. Hal lain diatur pula  ketentuan bila calon jamaah haji meninggal dunia, diberi peluang proses pelimpahan porsi keberangkatan dan daftar tunggu bagi anggota keluarga yang menggantikannya. Sementara kuota haji yang diberikan pemerintah Arab Saudi seringkali berubah setiap tahunnya.

 

“Nantinya, mekanisme (prosedur) keberangkatan jamaah haji dan umrah diatur lebih lanjut oleh Keputusan Menteri Agama, tidak spesifik diatur dalam UU,” ujarnya.

 

Pria yang akrab disapa Bamsoet ini mengingatkan agar Kementerian Agama (Kemenag) memperbaiki penyusunan daftar tunggu calon jamaah haji menjadi lebih baik. Dia meminta ada standar baku keberangkatan jamaah haji dengan mengadopsi konsep first in, firs out.  “Pendaftar pertama, orang yang diberangkatkan pertama. Sedangkan pendaftar terakhir sesuai nomor urutan berangkat di akhir,” kata dia.

 

Ketua Komisi VIII Ali Taher Parasong membenarkan telah menyepakati RUU Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah bersama pemerintah untuk dibawa ke rapat paripurna DPR. Dia mengatakan kedua belah pihak memiliki kesamaan pandangan terhadap materi muatan RUU ini yang diarahkan pada pelayanan haji dan umrah lebih berkualitas.

Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua