Jumat, 29 March 2019

Ini Dia Daftar Corporate Law Firm Terbesar dan Menengah Indonesia 2019

 

Begitu juga dengan pemeringkatannya. Di tahun lalu, terdapat kantor hukum yang masuk dalam peringkat 10 besar, namun tidak pada tahun ini. Naik turun ranking ini disumbang dari berbagai faktor. Mulai turunnya jumlah fee earners hingga naiknya jumlah fee earners kantor hukum lain sehingga membalap pemeringkatan sebuah kantor hukum.

 

Angka ini semakin memperlihatkan bahwa pertumbuhan kantor hukum korporasi di Indonesia begitu dinamis. Sejumlah kantor hukum mengalami peningkatan jumlah fee earners yang signifikan dibanding tahun lalu. Sebaliknya, adanya penurunan jumlah fee earners di sebuah kantor hukum tertentu.

 

Baca:

 

Top 30 Besar

Jumlah fee earners pada Top 30 Largest Indonesian Corporate Law Firms 2019 sangat beragam. Mulai dari terbanyak 132 fee earners, hingga 20 fee earners. Dari puluhan partner hingga dua partner. Dari ratusan associate hingga belasan associate.

 

Peringkat pertama pada pemeringkatan tahun ini ditempati Assegaf Hamzah & Partners (AHP) dengan total 132 fee earners. Jumlah ini terdiri dari 23 partners, 103 associate, 1 of counsel dan 5 orang advokat asing. Ranking pertama yang diraih AHP ini sama dengan tahun lalu. Total fee earners untuk tahun 2019 naik jika dibandingkan tahun 2018 yang berjumlah 117 fee earners.

 

Peringkat kedua dipegang oleh Lubis Ganie & Surowidjojo (LGS) dengan total 113 fee earners. LGS tetap bertahan di ranking kedua seperti tahun sebelumnya. Namun jika dibandingkan tahun 2018, total fee earners LGS mengalami penurunan, yakni sebesar 115 fee earners di tahun 2018 menjadi 113 fee earners di tahun 2019.

 

Pada peringkat urutan ketiga adalah Ali Budiardjo Nugroho & Reskodiputro (ABNR) dengan total 109 fee earners yang terdiri dari, 22 partner, 80 associate, 4 of counsel dan 3 advokat asing. ABNR naik satu peringkat pada tahun ini jika dibandingkan dengan tahun lalu. Peningkatan juga terlihat dari segi jumlah, yakni di tahun 2018 sebanyak 105 fee earners menjadi 109 fee earners di tahun 2019.

Halaman Selanjutnya
Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua