Jumat, 29 March 2019

Teken Kerja Sama dengan APJHI, Hukumonline Segera Luncurkan Database Jurnal Hukum

APJHI berharap ke depan tidak hanya kerja sama terkait jurnal hukum, tetapi juga dalam hal atau event lain yang terkait penelusuran hukum atau sebuah coaching terkait cara mencari literatur yang baik sesuai teknologi yang ada.
Aida Mardatillah
Partnership & Community Engagement Manager Hukumonline Maryam Rodja dan Ketua APJHI Arie Afriansyah saat menandatangani kerja sama peluncuran database jurnal hukum Indonesia. Foto: AID

Secara resmi, Hukumonline dengan Asosiasi Pengelola Jurnal Hukum Indonesia (APJHI) menandatangani kerja sama Program Kemitraan Publikasi Jurnal Hukum pada portal Database Jurnal Hukumonline.com. Seremoni penandatanganan perjanjian kerja sama dilakukan di kampus Universitas Sebelas Maret, Solo, Kamis (28/3).

 

Kegiatan ini bersamaan dengan pertemuan tahunan APJHI dan Workshop Pelatihan dan Bimbingan Publikasi Jurnal Internasional yang dbuka langsung oleh Dekan Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) Supanto.  

 

Penandatanganan kerja sama ini dilakukan Partnership & Community Engagement Manager Hukumonline Maryam Rodja dan Ketua APJHI Arie Afriansyah yang turut disaksikan oleh Kepala Sub Direktorat Fasilitasi Jurnal Kemenristekdikti, Dr. Lukman. Hukumonline sempat memperkenalkan database jurnal hukum di depan para penulis, peneliti dan lembaga publikasi jurnal seluruh Indonesia saat

 

Portal database jurnal hukum Indonesia merupakan bentuk dukungan Hukumonline untuk perkembangan riset hukum di Tanah Air. Hukumonline segera menyajikan open-access database dengan ribuan artikel hukum dari berbagai penulis atau jurnal terkemuka yang diterbitkan universitas, sekolah tinggi, lembaga negara, organisasi non-pemerintah yang kredibel dalam satu pintu. Nantinya, portal ini dapat diakses secara GRATIS untuk publik.

 

Siti Maryam mengatakan Hukumonline segera mengeluarkan database jurnal hukum yang dapat diakses secara gratis oleh siapapun, baik mahasiswa, peneliti maupun masyarakat umum untuk memudahkan mereka mencari literatur, sehingga karya ilmiah yang dibuat memiliki banyak referensi bacaan dan kaya akan ilmu pengetahuan.

 

“Database jurnal hukum ini untuk mendukung perkembangan riset hukum di Indonesia. Dengan mendukung riset yang baik, artinya membangun budaya berpikir kritis, critical thinking, budaya jujur (anti-plagiarism), dan penghormatan terhadap karya ilmiah,” kata Maryam, di UNS Inn, Surakarta, Jawa Tengah (28/3/2019).

 

Nantinya, kata dia, kerja sama dengan APJHI ini dapat menjadi penghubung anggota APJHI yang ingin memasukkan data jurnal hukumnya di platform database jurnal hukum yang dimiliki Hukumonline. Database jurnal hukum yang dimiliki Hukumonline saat ini sebanyak 9.076 artikel, 120 jurnal.

Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua