Jumat, 29 March 2019

Profesional dan Efisien, Performa Prima Walalangi & Partners ‘‘The Rising Star’’

​​​​​​​Kumpulan lawyer muda, memiliki keahlian mumpuni, serta berpengalaman.
CT-CAT

The Rising Star, demikian sebutan yang cocok untuk diberikan kepada Walalangi & Partners (W&P). Meskipun baru didirikan pada tahun 2017 lalu, W&P yang berasosiasi dengan Nishimura & Asahi—sebuah firma hukum terbesar di Jepang— telah mendapatkan sejumlah penghargaan dari berbagai lembaga internasional untuk reputasi dan kredibilitas para lawyer yang bergabung bersamanya.

 

Sebut saja misalnya dari IFLR 1000 2019 sebagai Leading Lawyer,dari Asialaw Profiles 2019 sebagai “One of  5 Best Lawyers in Indonesia” dan dari Chambers Global 2019 dan Chambers Asia Pacific 2019 untuk pendirinya Luky I. Walalangi dalam kategori Recognised Practitioner di bidang Corporate/M&A.

 

Sebagai pendiri sekaligus managing partner W&P, Luky I. Walalangi memang bukan orang baru dalam dunia corporate lawyer Indonesia. Ia telah membangun kariernya dengan pengalaman  hampir 20 tahun sebelum akhirnya mendirikan kantor W&P. Alumni Vrije Universiteit, Amsterdam dan Universitas Parahyangan, Bandung ini sendiri telah menerima sejumlah penghargaan internasional atas kredibilitas dan keandalannya. Luky I. Walalangi dikategorikaan sebagai salah satu A-List Indonesia’s Top 100 Lawyers oleh Asia Business Law Journal selama dua tahun berturut-turut, yaitu pada tahun 2018 dan 2019.

 

Partner lainnya, Miriam Andreta yang juga telah berpengalaman selama lebih dari empat belas tahun, tercatat mendapatkan penghargaan serupa, dikategorikaan sebagai salah satu A-List Indonesia’s Top 100 Lawyers oleh Asia Business Law Journal 2019, dan baru-baru ini tercatat sebagai ALB’s Rising Star Indonesia 2019 oleh Asian Legal Business. Penghargaan lainnya sebagai finalis di jajaran top 5 kategori Young Lawyer of the Year oleh ALB Indonesia Law Awards 2018, Miriam Andreta pun berada pada daftar ‘‘40 under 40’’ di Asia, berisi para praktisi hukum muda dengan keahlian mengagumkan berdasarkan penilaian Asian Legal Business di tahun 2018.

 

Sepanjang karier, baik Luky I. Walalangi maupun Miriam Andreta telah berpengalaman menangani sejumlah transaksi bernilai besar hingga mencapai miliaran dolar Amerika. Kolaborasi keduanya dalam mengelola W&P serta asosiasi dengan Nishimura & Asahi telah menjadikan W&P sebagai pendatang baru yang mengagumkan. Para personel yang dimiliki W&P pun telah memiliki pengalaman berpraktik dengan beragam bidang hukum bisnis. Tak diragukan jika law firm ini memiliki daya dukung untuk terus berkembang menjadi law firm besar berikutnya di Indonesia dengan reputasi internasional.

 

Pekembangan pesat dalam usia yang muda, saat ini W&P telah mempunyai sekitar 20 fee earners yang telah berpengalaman yang mampu menyajikan layanan yang cepat, jelas, komprehensif dan tepat bagi para klien mereka. W&P mengaku fokus pada solusi yang lengkap dan realistis untuk menyajikan hasil maksimal bagi setiap klien.

 

Hal ini dibuktikan dengan ungkapan kepuasan yang disampaikan oleh para klien W&P melalui laman Legal 500, Asialaw dan IFLR 1000. Para klien mengakui keunggulan W&P yang sangat responsif, efisien dan memberikan solusi yang tepat, praktikal dan memenuhi harapan klien mereka.

Halaman Selanjutnya
Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua