Selasa, 09 April 2019

Impor Bawang Putih Dibatalkan, Ini Komentar KPPU

KPPU tetap akan melakukan penelitian terhadap terlambatnya RIPH yang dikeluarkan oleh Kementan.
Fitri Novia Heriani
Komisi Pengawas Persaingan Usaha. Foto: RES

Sekitar dua pekan lalu, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menegaskan pihaknya akan memanggil Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan Kementerian Pertanian (Kementan) untuk dimintai klarifikasi terkait impor bawang putih. Pemanggilan dua Kementerian tersebut untuk meminta klarifikasi terkait kebijakan impor bawang putih yang dimandatkan kepada Badan Urusan Logistik (Bulog).

 

KPPU mendapatkan laporan bahwa terdapat perlakuan yang berbeda antara Bulog dan importir bawang putih lainnya, terutama menyoal kewajiban menanam bawang sebelum mengimpor. Setiap importir diwajibkan untuk menanam bawang putih lima persen dari total kebutuhan bawang putih di dalam negeri.

 

Hal ini diatur dalam Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) No.16 Tahun 2017 tentang Rekomendasi Impor Produk Hortikultura sebagai pengganti dari Permentan No.86 Tahun 2013. Namun kabarnya, pemerintah mengeluarkan izin impor kepada Bulog tanpa memenuhi syarat Permentan 16/2017 tersebut.

 

Pasca pertemuan bersama KPPU, Kemendag memutuskan untuk membatalkan rencana impor bawang putih. Kewajiban menanam bawang putih lima persen dari total kebutuhan bawang putih di dalam negeri diatur dalam Permentan No.16 Tahun 2017 sebagai pengganti dari Permentan Nomor 86 Tahun 2013.

 

Menteri Perdangangan Enggartiasto Lukita menegaskan bahwa impor bawang putih yang dilakukan Bulog jika dalam keadaan darurat. “Kita lihat apakah sekarang dalam kondisi emergency. Kemarin juga ada masukan dari KPPU dan Ombudsman, kelompok tani, semua kita perhatikan,” kara Enggartiasto dikutip dari Antara.

 

Merespons hal tersebut, Komisioner KPPU Guntur Saragih mengatakan bahwa pihaknya tidak dalam kapasitas untuk merespons pembatalan impor bawang putih tersebut. Dalam perkara ini, KPPU hanya fokus pada kebijakan pemerintah yang dianggap memberikan perlakuan yang berbeda antara Bulog dan importir bawang putih lainnya.

 

“Kita fokus pada kebijaka yang diberlakukan kepada Bulog, apakah kebijakan tersebut memberikan perlakuan persaingan yang sehat antara pelaku impor existing dengan bulog yang dikenai kewajiban menanam bawang sebanyak lima persen,” kata Guntur dalam konferensi pers di Kantor KPPU Jakarta, Senin (8/4).

Halaman Selanjutnya
Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua