Sabtu, 13 April 2019

KIP Kabulkan Permohonan David Tobing, Ini Jawaban KY

Dengan adanya putusan KIP, kedua hasil kesehatan dan assemen CHA kita berikan kepada pemohon.
Aida Mardatillah
Advokat yang fokus pada isu perlindungan konsumen David Tobing. Foto: RES

Komisi Informasi Pusat (KIP) mengabulkan sebagian permohonan David Tobing terkait hasil informasi seleksi Calon Hakim Agung (CHA) dengan Putusan No. 109/IX/KIP-PS-A/2017. Dalam putusannya, KIP perintahkan Komisi Yudisial (KY) memberikan salinan informasi seleksi CHA kepada David Tobing.

 

Dalam putusannya, Majelis KIP membatalkan penetapan pejabat pengelolaan informasi dan dokumentasi KY No. 1 Tahun 2017 tentang Klasifikasi Informasi yang dikecualikan tertanggal 17 Oktober 2017. Serta, memerintahkan KY untuk membuka sebagian informasi hasil seleksi calon hakim agung atas nama Pemohon terbatas kepada Pemohon.

 

“Informasi tersebut berupa, hasil penilaian kesehatan bakal calon Hakim Agung Republik Indonesia Tahun 2017 yang dibuat oleh Pusat Kesehatan Angkatan Darat RSPAD Gatot Subroto; dan, hasil asesmen kepribadian dan kompetensi calon Hakim Agung Republik Indonesia Tahun 2017 yang dibuat oleh Quantum HRM Internasional,” bunyi Putusan KIP No. 109/IX/KIP-PS-A/2017.

 

David Tobing mengatakan, meskipun selama proses sidang ajudikasi, KY menolak untuk memberikan informasi tersebut dengan dalih informasi yang diminta untuk dibuka merupakan informasi yang dikecualikan berdasarkan uji kompetensi. Namun, dalih tersebut ditolak sebagian oleh Majelis KIP dengan pertimbangan bahwa sebagian informasi tersebut merupakan informasi yang dikecualikan tetapi terbuka hanya untuk pemohon.

 

"Walaupun permohonan yang saya ajukan hanya dikabulkan sebagian, namun saya mengapresiasi putusan Majelis KIP yang berani membatalkan hasil uji konsekuensi dan membuka informasi tersebut meskipun terbatas hanya kepada saya selaku Calon Hakim Agung" ujar David kepada hukumonline.com di Jakarta, Jumat (12/04).

 

David menilai dengan adanya putusan ini, ke depannya para CHA dapat meminta informasi hasil seleksi untuk dijadikan bahan evaluasi terhadap kekurangan-kekurangan selama proses seleksi. "Karena tuntutan saya hanya dikabulkan sebagian, saya tetap mempertimbangkan dan membuka peluang untuk mengajukan banding terhadap putusan KIP ke PTUN" kata dia.

 

Baca:

 

Ketua Bidang Rekrutmen Hakim KY, Aidul Fitriciada Azhari menghormati putusan KIP. Ia mengatakan, hasil keterangan kesehatan dan assemen terkait kompetensi yang bersangkutan memang sudah seharusnya diketahui oleh yang pemohon. Namun, terkait hal lain seperti LHKPN dari KPK dan hasil lainnya PPATK tidak bisa diberikan, karena itu sudah bukan lagi kewenangan KY. Hasil LHKPN dan hasil lainnya yang berasal dari lembaga lain, itu semua untuk kepentingan negara. Sehingga, tidak bisa diberikan kepada yang bersangkutan.

 

“KIP pun hanya memerintahkan untuk memberikan hasil kesehatan dan assemen kompetensi pemohon, bukan hasil-hasil lainnya seperti LHKPN. Sehingga, kami akan berikan kedua hasil tersebut kepada pemohon,” kata Aidul saat dikonfirmasi oleh hukumonline.com.

 

Ia menjelaskan, sebelumnya KY memang belum memberikan hasil kesehatan dan asesmen kompetensi CHA lantaran belum dimusyawarahkan. “Sekali lagi, dengan adanya putusan KIP, kedua hasil tersebut, kesehatan dan assemen akan kita berikan kepada pemohon,” katanya.

 

Sebelumnya, Pada 10 Oktober 2017, David Tobing pengacara yang fokus pada perlindungan konsumen itu mengajukan permohonan penyelesaian sengketa informasi ke KIP terkait tindakan KY yang tidak memberikan informasi hasil seleksi CHA Tahun 2017. David merupakan salah satu peserta yang ikut seleksi hingga Tahap III (Kesehatan dan Kepribadian), namun dinyatakan tidak lulus ke tahap akhir yaitu wawancara di KY.

 

Untuk keperluan evaluasi dan pertanggungjawaban David kepada lembaga-lembaga pengusul, David meminta KY memberikan informasi terkait dirinya yakni, hasil penilaian kesehatan dan hasil asesmen kepribadian dan kompetensi. Selain itu, David juga meminta rincian hasil rekam jejak yang terdiri dari penerimaan informasi atau pendapat masyarakat, analisis LHKPN, investigasi, dan klarifikasi oleh Komisioner KY di kediaman dan kantor Pemohon (termasuk rekaman pembicaraan di kediaman David).

 

Dalam tuntutannya, David meminta KIP untuk menyatakan bahwa informasi yang diminta bersifat terbuka bagi David dan memerintahkan KY untuk memberikan memberikan informasi hasil seleksi Tahap III (Kesehatan dan Kepribadian) CHA Tahun 2017 atas nama David Maruhum L Tobing.

Belum ada tanggapan
Captcha belum diisi / expired / tidak valid.

NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua