Senin, 22 April 2019

Sinta Dwi Cestakarani, Perempuan Energik yang Tak Mau Henti Mengembangkan Diri

 

“Waktu kuliah dulu saya punya pilihan selesai kuliah langsung pulang. Namun, saya coba untuk lebih aktif dan menantang diri sendiri. Saya mulai mencoba mengikuti beberapa seleksi untuk kompetisi pengadilan semu baik tingkat nasional maupun internasional, dan saya berhasil lolos seleksi.”

 

Ia membuktikan bahwa ia mampu keluar dari pandangan sebelah mata rekan-rekan sebelumnya. Ia berhasil membuktikan sebaliknya dan terpilih mewakili Unpad berpartisipasi dalam Willem C. Vis International Commercial Arbitration Moot Court di Hong Kong. Tidak hanya itu, ia mampu menyelesaikan studinya dengan predikat Cum Laude.

 

Menyambut Tantangan di Walalangi & Partners

Setelah bergabung dengan Walalangi & Partners, Sinta mendapatkan tantangan yang ia mau, karena sistem di Walalangi & Partners yang memberikan pengacara-pengacara terbaik mereka untuk menangani klien bersama-sama dengan Partners.

 

Melalui Walalangi & Partners, Sinta mendapatkan kesempatan menangani banyak klien korporasi ternama, baik perusahaan domestik, termasuk group perusahaan konglomerasi Indonesia dan perusahaan-perusahaan multinasional dalam berbagai bidang. Sejumlah hal yang pernah ia tangani, seperti mewakili Showa Denko dalam restrukturisasi dan divestasi saham Showa Denko di PT Indonesia Chemical Alumina (ICA), suatu perusahaan yang didirikan pada tahun 2007 dengan permodalan senilai USD 188,5 juta dan produksi tahunan sebesar 300 ribu ton chemical grade alumina (CGA) yang menghasilkan penjualan tahunan sebesar USD 200 juta dan mewakili pihak debitur dalam pembiayaan senilai Rp2.265.160.000.000 oleh anak perusahaan bank Jepang untuk mendukung pembangunan dan pengembangan kawasan perkantoran dan apartemen yang berlokasi di wilayah Kebayoran Baru, Jakarta, Indonesia.

 

Klien Walalangi & Partners memuji keahlian Sinta dalam memberikan advis hukum yang tepat untuk permasalahan yang mereka hadapi dan dalam memberikan solusi praktikal. Beberapa klien yang mengapresiasi Sinta antara lain adalah Toyota Tsusho Corporationdalam ekspansi proyek residensial tahap III mereka melalui pembelian lahan dan pembangunan apartemen yang berlokasi di Cikarang Bekasi, dengan total investasi senilai Rp910.000.000.000 atau kurang lebih senilai ¥ 7.142.000.000. Proyek ini merupakan kelanjutan dari kesuksesan pembangunan dan pengoperasian dua proyek sebelumnya yaitu AXIA Tahap I dan AXIA Tahap II dan suatu perusahaan Jepang ternama dalam pembangunan hunian Innopark dengan total investasi senilai Rp200.000.000.000 yang berlokasi di kawasan industri Cikarang Barat.

 

Lebih lanjut, klien juga menghargai kemampuannya dalam merancang struktur transaksi yang efisien untuk investasi jutaan Dolar mereka. Menurut klien, kemampuan Sinta dalam mengkritisi suatu permasalahan hukum dengan cepat dan tepat adalah nilai lebihnya dibanding rekan sejawat lain. Misalnya, ketika ia menangani kreditur Jepang dalam pembiayaan senilai ¥ 8.000.000.000 kepada perusahaan Indonesia yang mengawasi pembiayaan berbagai proyek infrastruktur di Indonesia. Sinta juga dipercaya klien internasional Walalangi & Partners dalam beberapa transaksi perusahaan fintech di Indonesia antara lain (1) memberikan advis terkait standar transaksi dokumen yang digunakan dalam kegiatan layanan pinjam meminjam uang berbasis teknologi informasi (Peer to Peer Financing atau P2P), dan (2) memberikan advis untuk pendirian dan perolehan izin usaha.

 

Sebagai pengacara yang andal, tentunya Sinta juga harus menguji diri sendiri dalam menulis artikel hukum. Melalui Walalangi & Partners, ia mendapatkan kesempatan menerbitkan publikasi berskala internasional yang sangat dihargai oleh klien dan rekan sejawatnya. Beberapa publikasi yang telah diterbitkannya adalah:

Halaman Selanjutnya
Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua