Senin, 22 April 2019

Sinta Dwi Cestakarani, Perempuan Energik yang Tak Mau Henti Mengembangkan Diri

 


  • Sinta Dwi Cestakarani/R. Wisnu Renansyah Jenie/Femalia lndrainy Kusumowidagdo, The International Comparative Legal Guide to: Corporate Governance 2019, Global Legal Group (GLG), 2019.

  • Luky I. Walalangi/Hans Adiputra Kurniawan/Sinta Dwi Cestakarani, Fintech 2019 Edition, The International Comparative Legal Guide (ICLG), Global Legal Group, 2019.

  • Luky I. Walalangi/Miriam Andreta/Sinta Dwi Cestakarani, Indonesia, Pitfalls of Creditor Security in Indonesia, Global Banking & Financial Policy Review 2018/2019, IFLR Yearbooks, 2018/2019.

 

Menurut Sinta apa yang ia capai sampai hari ini hanyalah permulaan. Dalam perjalanan kariernya, tantangan terbesar bukanlah rumitnya suatu transaksi, melainkan cara ia bisa melawan dirinya sendiri. Melawan godaan dari dirinya sendiri untuk berhenti dan menyerah ketika menemukan kesulitan. ‘Keep moving forward’, kalimat itu yang menjadi dan akan terus menjadi pegangan baginya untuk terus berkarya dan mengembangkan diri. 

 

Sinta juga menambahkan bahwa tempat kerja juga merupakan faktor penting dalam menunjang karier seseorang. Ia merasa beruntung menjadi bagian dari Walalangi & Partners. “W&P untuk saya bukan sekadar tempat bekerja. Di sini, saya menemukan keluarga yang selalu mendukung, memberikan kesempatan untuk terus mengembangkan diri, dan mendorong saya untuk keluar dari zona nyaman. Rekan-rekan di W&P bukan sekadar rekan kerja. Mereka adalah keluarga dan sahabat yang selalu bisa saya andalkan,” tutupnya.

 








Artikel ini merupakan kerja sama dengan firma hukum yang tercatat sebagai pelanggan profesional Hukumonline dalam Program NexGen Lawyers 2019.


Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua