Senin, 06 May 2019

Kominfo Dorong Lagi Konsolidasi Operator Seluler

 

Kendati demikian, karena konsolidasi merupakan isu kepemilikan, maka para shareholder (pemegang sahamlah) yang bisa menentukan apakah akan dilakukan konsolidasi operator seluler atau tidak.

 

“Industri Telekomunikasi ini beda dengan infrastruktur jalan, jembatan, airport yang pembangunan infrastrukturnya dilakukan oleh pemerintah. Sementara telekomunikasi pembangunan infrastrukturnya dilakukan oleh para pelaku usaha sendiri. Karena itu penyehatan ini menjadi penting karena mereka bisa invest terust untuk membangun infrastruktur,” jelas Ismail.

 

Untuk diketahui, Ia juga menyebut bahwa UU dan PP yang dibutuhkan terkait konsolidasi sebetulnya sudah ada dan sudah dapat dilakukan saat ini. Walaupun begitu, Ismail menyebut pihaknya tengah menyiapkan aturan turunan dalam bentuk Peraturan Menteri (Permen) agar prediksi mengenai hitung-hitungan dari konsolidasi dapat disiapkan dengan sebaik-baiknya.

 

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua