Senin, 20 Mei 2019

​​​​​​​Dari Soal Notaris Meninggal Dunia Sampai Perbedaan Pilpres di Indonesia dengan Amerika Serikat

 


  1. Perbedaan Pemilu Presiden Indonesia dengan Amerika Serikat

Terdapat tiga hal yang perlu dicermati untuk memahami perbedaan Pemilihan Umum (“Pemilu”) Presiden Indonesia dan Amerika yaitu:


  1. Kandidasi calon presiden;

  2. Indikator kemenangan;

  3. Tradisi gentlemen dalam menyikapi hasil pemilu.

 

Penjelasan lebih lanjut silakn klik ulasan berikut ini.

 


  1. Eksekusi Objek Jaminan Fidusia Jika Debitur Wanprestasi

Maksud dari jaminan fidusia merupakan perjanjian ikutan adalah ada perjanjian pokok yang menjadi induk dari perjanjian jaminan fidusia. Sebagai contoh jika perjanjian pokoknya adalah perjanjian utang piutang, maka jaminan fidusia bisa menjadi perjanjian ikutan dari perjanjian utang piutang tersebut.

 

Betul, jika benda milik debitur (semisal mobil) dijaminkan fidusia, berarti benda tersebut tetap ada pada penguasaan debitur. Apabila debitur atau pemberi fidusia cidera janji (wanprestasi), maka dapat dilakukan eksekusi salah satu caranya adalah menjual barang yang menjadi objek jaminan fidusia melalui pelelangan umum.

 

Penjelasan lebih lanjut silakan klik ulasan berikut ini.

 


  1. Kedudukan Pancasila Sebagai Sumber Hukum Negara

Kedudukan Pancasila lebih tinggi dari Undang-Undang Dasar 1945 (“UUD 1945”) dalam tataran teori norma. Namun bukan merupakan dasar hukum tertinggi dalam hierarki peraturan perundang-undangan. Dapat dipahami bahwa Pancasila bukan dasar hukum, melainkan sumber dari segala sumber hukum. Karena dasar hukum tertinggi dalam hierarki ialah UUD 1945 berdasarkan Pasal 7 ayat (1) Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan.

 

Penjelasan lebih lanjut silakan klik ulasan berikut ini.

 


  1. Cara Memperoleh Akta Cerai

Akta cerai dalam perceraian pemeluk agama Islam diberikan oleh panitera Pengadilan Agama atau Pengadilan Tinggi Agama kepada para pihak (masing-masing suami dan istri yang bercerai). Perceraian dianggap telah terjadi beserta segala akibat-akibatnya terhitung sejak jatuhnya putusan Pengadilan Agama yang telah berkekuatan hukum tetap. Dengan demikian, menurut hemat kami jika ingin memperoleh akta cerai sebaiknya yang berkepentingan mendatangi Bagian Panitera Pengadilan Agama di mana sidang perceraian dahulu diputus, untuk meminta akta perceraian tersebut.

 

Penjelasan lebih lanjut silakan klik ulasan berikut ini.

 


  1. Dapatkah Dipidana Jika Menghasut Orang untuk Melakukan Makar?

Tindak pidana makar baru dianggap terjadi apabila telah dimulainya perbuatan-perbuatan pelaksanaan dari si pembuat makar (penyerangan). Selain itu suatu perbuatan dapat dikatakan sebagai makar atau aanslag apabila dilakukan dengan kekerasan.

 

Berdasarkan hal tersebut, perbuatan menghasut tidak dapat dikatkan sebagai aanslag atau makar. Lalu pasal apa yang dapat menjerat perbuatan menghasut tersebut?

Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua