Senin, 20 Mei 2019

Menhub Tentukan Batas Bawah, Ojol Akali Pasang Promo Tak Wajar?

Ketentuan soal promo dan diskon ‘lolos’ dari aturan yang ditetapkan Menhub.
Hamalatul Qur'ani
Ilustrasi pengendara transportasi berbasis aplikasi. Foto: BAS

Tergiur dengan promo tak wajar memang dalam jangka pendek tampak menguntungkan bagi konsumen, sehingga penyedia aplikasi bahkan tak segan melakukan perang tarif dengan menjatuhkan tarif sejatuh-jatuhnya.

 

Mengatasi timbulnya praktik predatory pricing dan jual rugi, pemerintah telah menetapkan tarif batas bawah (TBB) melalui Keputusan Menteri Perhubungan RI Nomor KP 348 Tahun 2019 tentang Pedoman Perhitungan Biaya Jasa Penggunaan Sepeda Motor yang Digunakan untuk Kepentingan Masyarakat yang Dilakukan dengan Aplikasi. Sayangnya, perang tarif tetap saja dilanjutkan dengan ‘kedok’ diskon dan promo.

 

Bahayanya, bila ini dibiarkan bukan tak mungkin hanya akan tersisa satu pemain saja dari dua pemain di pasar bersangkutan ojek online (ojol). Efeknya, pemain dengan posisi monopolinya dapat mendikte harga di atas variabel harga wajar. Skenario lain, bisa saja kedua pemain bersepakat memainkan harga bila pemerintah tak juga sanggup mengatasi polemik perang tarif ini.

 

Mantan Ketua KPPU Syarkawi Rauf mengatakan ketentuan soal promo dan diskon itu yang ‘lolos’ dari aturan yang ditetapkan Menhub dalam Kepmen a quo. Metode promo yang biasa digunakan bisa berbentuk voucher diskon, potongan harga jika menggunakan alat pembayaran elektronik tertentu atau promo harga paket berlangganan. Rentang tarif promosi bahkan bisa mencapai diskon 100% atau cukup membayar satu rupiah.

 

“Itukan promo tak wajar. Perang tariff dengan modus promosi untuk merebut pangsa pasar pesaing ini, takutnya berujung pada eksploitasi pasar,” katanya, Senin (20/5), di Jakarta.

 

Baiknya, Ia mengusulkan agar Kemenhub merevisi Kepmenhub a quo dengan menambahkan aturan soal diskon dan promosi. Poin penting yang harus diatur, yakni mengenai besaran persentase promo yang boleh diberikan serta jangka waktu pemberian promo. Melihat masih adanya promo tarif Ojol yang mendekati gratis bahkan mencapai 100%, itu jelas menunjukkan bahwa batas bawah yang ditetapkan pemerintah tak ada gunanya.

 

“Meskipun batas bawah sudah ditentukan, tapi karena ketentuan promosi tidak diatur, maka batas bawahnya jadi useless, kurang bermanfaat,” ujarnya.

Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua