Selasa, 04 Juni 2019

Ragam Permasalahan Konsumen Belanja Online Jelang Lebaran

Setidaknya ada empat permasalahan yang wajib konsumen cermati saat berbelanja online. Transaksi secara online memiliki kesulitan tersendiri dalam penyelesaian sengketanya.
Mochammad Januar Rizki
Ilustrasi: HGW

Hari Raya Idul Fitri identik dengan tradisi berbelanja berbagai produk baru seperti pakaian, handphone hingga barang elektronik. Seiring perkembangan teknologi, tren belanja lebaran dapat dilakukan secara online atau melalui e-commerce. Masyarakat merasa dimudahkan dengan transaksi ini karena lebih praktis dan hemat dibandingkan belanja konvensional.

 

Namun perlu dicermati, belanja online ternyata memiliki berbagai risiko yang menimbulkan permasalahan hukum khususnya bagi konsumen. Risiko-risiko tersebut tentunya harus menjadi perhatian konsumen sebelum berbelanja online karena tanpa tatap muka langsung dengan penjual memiliki kesulitan apabila terjadi penyelesaian sengketa.

 

Perlu diketahui, setiap transaksi melalui e-commerce terdapat kontrak antara penjual dengan pembeli. Prinsip dasar keberlakuan kontrak tersebut mengacu pada Pasal 1320 Kitab Undang Undang Hukum Perdata. Pasal tersebut menjelaskan terdapat empat syarat sah perjanjian antara lain adanya kesepakatan kehendak atau konsensus, kecakapan melakukan perbuatan hukum, memiliki perihal tertentu dan kausa yang legal atau halal.

 

Pengaturan ­e-commerce ini juga terdapat dalam UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana telah diubah oleh UU Nomor 19 Tahun 2016. Jangan lupa, sehubungan dengan perlindungan konsumen, kegiatan transaksi e-commerce juga berpedoman pada UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

 

Baca:

 

Untuk memberi pemahaman kepada pembaca, hukumonline merangkum berbagai risiko-risiko konsumen e-commerce sehingga dapat menjadi pertimbangan masyarakat dalam berbelanja online menyambut Hari Raya Idul Fitri. Berikut daftarnya:


  1. Penipuan

Salah satu keluhan paling sering disampaikan konsumen saat berbelanja online yaitu penipuan. Konsumen masih terjebak menggunakan situs-situs belanja online ilegal yang memiliki tingkat risiko pelanggaran hak konsumen sangat besar. Konsumen tidak menerima barang yang ingin dibeli padahal telah mengirimkan uang kepada penjual.

Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua