Senin, 10 Juni 2019

Ini Dia Satu-satunya Advokat Indonesia yang Terpilih Jadi Anggota SIAC

​​​​​​​Penunjukan terhadap advokat Indonesia ini merupakan tanda positif dari internasional terhadap Indonesia.
Mochammad Januar Rizki
Eri Hertiawan. Foto: RES

Lembaga arbitrase internasional, Singapore International Arbitration Centre (SIAC) mengumumkan daftar 14 member of court atau anggota yang baru saja terpilih Juni ini. Di antara anggota-anggota baru tersebut terdapat satu-satunya advokat sekaligus pertama dari Indonesia. Dia adalah Eri Hertiawan dari Firma Hukum Assegaf, Hamzah dan Partner (AHP).

 

Saat dihubungi hukumonline, Eri menceritakan penunjukannya sebagai anggota SIAC saat ditelepon President SIAC, Gary Born dari Firma Hukum Wilmer Cutler Pickering Hale and Dorr yang berada di London, Inggris. “Sekitar satu setengah atau dua bulan lalu Mr Born email dan telepon saya. Beliau menawarkan saya menjadi member. Setelah melalui berbagai pertimbangan akhirnya saya confirm,” jelas Eri, Senin (10/6).

 

Dalam posisinya tersebut, Eri bertugas memberi arahan kepada jajaran direksi SIAC. Kemudian, dia juga membantu pengawasan kepada lembaga tersebut. Terpilihnya Eri sebagai anggota tersebut berkaitan dengan rekam jejaknya menangani berbagai perkara abitrase yang diselesaikan melalui SIAC. Eri juga tercatat sebagai reserve panel of arbitrators SIAC. Selain itu,dia juga aktif dalam pendidikan profesi advokat dan berbagai kegiatan seminar arbitrase dan dosen tamu di beberapa universitas.

 

“Mungkin mereka lihat keaktifan di kegiatan arbitrase mulai dari PKPA (pendidikan khusus profesi advokat), seminar-seminar dan mengisi kuliah tamu di universitas-universitas di Universitas Gadjah Mada, Universitas Parahyangan dan Universitas Indonesia,” jelas Eri.

 

Baca:

 

Dia juga menjelaskan SIAC merupakan salah satu lembaga abitrase internasional yang sering ditunjuk para pihak khususnya korporasi dalam penyelesaian sengketa. Sehingga, dia menilai kehadiran advokat Indonesia dalam SIAC sangat dibutuhkan untuk menangani penyelesaian sengketa.

 

Menurutnya, penunjukan ini merupakan tanda positif dari internasional terhadap Indonesia. Pasalnya, terdapat stigma bahwa Indonesia merupakan salah satu negara yang sulit melaksanakan putusan dari lembaga penyelesaian sengketa abitrase. “Indonesia sudah dilihat positif pihak internasional karena selama ini dilihat arbitration unfriendly. Harapannya semua pihak dapat melihat peradilan arbitrase ini bisa menggantikan pengadilan negeri,” jelasnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua