Minggu, 30 Juni 2019

Ditetapkan Sebagai Presiden Terpilih, Jokowi Singgung Amanat Penderitaan Rakyat

Mengajak Prabowo-Sandiaga bersama-sama membangun negara ini.
Moh. Dani Pratama Huzaini
Sidang pembacaan putusan MK atas gugatan sengketa pilpres 2019. Setelah MK menolah gugatan Prabowo-Sandi, KPU mengeluarkan penetapan. Foto: RES

Tindak lanjut dari hasil sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Presiden-Wakil Presiden yang telah di bacakan oleh Majelis Hakim Mahkmah Konstitusi, Kamis (27/6) lalu, Komisi Pemilihan Umum menerbitkan penetapan hasil Pemilihan Umum dengan mengesahkan Joko Widodo-Ma’ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih.

“Menetapkan pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden terpilih dalam Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden tahun 2019 nomor urut 01, saudara Ir. H. Joko Widodo dan saudara Prof. Dr (HC). KH. Ma’ruf Amin dengan perolehan suara sebesar 85.607.362 suara atau 55,50 persen dari total suara sah nasional sebagai pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden terpilih periode tahun 2019-2024,” ujar Ketua KPU, Arief Budiman di gedung KPU, Minggu (30/6).

Pengesahan Jokowi-Ma’ruf dilakukan melalui rapat pleno terbuka yang dihadiri oleh Presiden dan Wakil Presiden terpilih, seluruh partai politik peserta Pemilihan Umum tingkat nasional, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), dan sejumlah pimpinan lembaga negara.

(Baca juga: MK: Dalil Pelanggaran TSM Kewenangan Bawaslu).

Setelah membacakan penetapan, Arief bersama seluruh anggota KPU menyerahkan hasil penetapan tersebut tidak hanya kepada Presiden dan Wakil Presiden terpilih, tapi juga kepada seluruh pimpinan Partai Politik peserta Pemilu tingkat nasional tahun 2019; kepada Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, Bambang Soesatyo; Ketua DKPP, Harjono; Ketua Bawaslu, Abhan Misbah; dan Sekertaris Kabinet, Pramono Anung yang hadir saat itu.

Presiden Jokowi dalam sambutannya sesaat setelah penetapan berlangsung menyampaikan rasa syukur setelah KPU rampung menyelesaikan tugas konstitusionalnya untuk menyelenggarakan Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden dan menetapkan hasil sebagaimana yang telah dibacakan. Untuk itu Jokowi juga menyampaikan terima kasihnya kepada seluruh rakyat Indonesia.

“Saya dan KH Ma’ruf Amin berterima kepada rakyat atas kepercayaan yang diberikan kepada kami berdua untuk melanjutkan tugas sejarah mengemban amanat penderitaan rakyat membawa seluruh rakyat Indonesia menuju Indonesia maju dan bermartabat sejajar dengan negara-negara lain di dunia,” ujar Jokowi.

Untuk itu Jokowi berjanji untuk mendedikasikan diri sebagai Presiden terpilih untuk mewujudkan cita-cita para pendiri bangsa dan berjuang sekuat tenaga untuk melanjutkan fondasi yang telah dibangun pada periode pemerintahan sebelumnya.

Dalam sambutannya, , Jokowi mengajak lawannya saat pilpres lalu, pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahudin Uno untuk bekerja sama membangun Indonesia yang lebih baik lagi ke depannya. “Saya mengajak Pak Prabowo Subianto dan Pak Sandiaga Uno untuk bersama-sama membangun negara ini”.

Jokowi juga mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk melupakan berbagai perbedaan pilihan politik yang selama ini mengakibatkan timbulnya keterbelahan di masyarakat. Ia mengajak seluruh kalangan untuk bersatu kembali dalam bingkai Indonesia yang Pancasilais.

Wakil Presiden terpilih, Ma’ruf Amin dalam pembukaan sambutannya menyapa seluruh khalayak yang hadir. Tak lupa, Ma’ruf juga menyapa perwakilan dari Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Salahudin Uno beserta jajaran Badan Pemenangan Nasional pasangan tersebut yang juga hadir di tempat yang sama.

(Baca juga: MK Tolak Gugatan Prabowo-Sandi Terkait Sengketa Pilpres 2019).

Ma’ruf menyebutkan, penetapan KPU ini merupakan bentuk dari amanat dan tanggung jawab yang diberikan oleh rakyat kepada dirinya dan Jokowi sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih untuk mewujudkan cita-cita pendiri bangsa dalam rangka mewujudkan Indonesia yang lebih maju dan sejahtera.

Ma’ruf mengakui akan menerima amanat dan tanggung jawab dari rakyat dengan ridho dan ikhlas serta berjanji untuk bekerja keras mewujudkan amanat dan tanggung jawab tersebut. Ma’ruf juga berjanji akan bekerja untuk menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. “Bekerja untuk kemaslahatan seluruh bangsa Indonesia,” ujar Ma’ruf.

Senada Jokowi, Ma’ruf mengajak seluruh element bangsa untuk kembali rukun. Ia menghimbau agar masyarakat tidak memelihara keterbelahan sosial akibat perbedaan pilihan dan pandangan politik. Kembali menciptakan kondisi yang hangat antara satu dengan yang lain, serta menyolidkan kembali integrasi bangsa. “Mari kita sambung kembali tali silaturahim sebagai sesama bangsa karena banyak pekerjaan yang harus kita selesaikan,” pungkas Ma’ruf.

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua