Selasa, 09 Juli 2019

PERADI Lantik Pengurus DPC PERADI Manokwari

Pelantikan DPC PERADI Manokwari menambah total jumlah cabang PERADI sebanyak 125 cabang.
CT-CAT

Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) dengan ketua Umum Fauzie Yusuf Hasibuan dan Sekretaris Jenderal Thomas E. Tampubolon menyelenggarakan Pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Advokat Indonesia (DPC PERADI) Manokwari. Pelantikan yang diselenggarakan pada Sabtu, 6 Juli 2019 ini bertempat di kantor Sekretariat DPN PERADI, Grand Slipi Tower.

 

“Hari ini dengan bangga kami melantik DPC PERADI Manokwari yang dihadiri 15 orang pengurus dan advokat-advokat dari Manokwari untuk dilantik secara langsung,” ujar Soetrisno, Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi mewakili Ketua Umum di sela-sela proses pelantikan.

 

Ia berharap, dalam kurun waktu lima tahun ke depan, Pengurus DPC Manokwari dapat berbuat banyak untuk kepentingan masyarakat Manokwari dan daerah Papua Barat sesuai tanggung jawab atas sumpah yang telah diemban. Adapun tugas lain, berupa tanggung jawab moral untuk meningkatkan kualitas profesi advokat dari setiap anggota DPC PERADI Manokwari.

 

“Saya harapkan Pengurus DPC PERADI Manokwari berperan untuk selalu memberikan contoh dan pemahaman kode etik kepada anggota agar tiap anggota di Manokwari betul-betul tunduk dan patuh terhadap kode etik advokat Indonesia. Dengan begitu, diharapkan tidak terjadi pelanggaran kode etik di wilayah tersebut,” Soetrisno menambahkan.

 

Menjunjung Kualitas dan Integritas

Dengan 124 cabang PERADI di seluruh Indonesia, ada tuntutan setiap anggota DPC untuk terus menjaga kualitas dan integritasnya. Sebab, jika tidak—yang akan dirugikan adalah masyarakat pencari keadilan. Salah satu tolok ukurnya, yakni tidak pernah terlibat di dalam praktik mafia peradilan dan menjalankan profesinya dengan baik. Adapun pelantikan DPC PERADI Manokwari sendiri menambah total jumlah cabang PERADI sebanyak 125 cabang.

 

“Kepada DPC-DPC di seluruh Indonesia, kami selaku DPN selalu mengingatkan dan menegaskan pentingnya advokat menjaga marwah profesi yang terhormat, officium nobile,” tutur Soetrisno melengkapi pernyataannya.

 

Pada kesempatan ini, terpilih pula Demianus Waney, S.H., M.H. sebagai Ketua DPC PERADI Manokwari. Ia mengungkapkan, akan melakukan kerja sama dengan pemerintah dan masyarakat pencari keadilan dalam penegakan hukum yang berkeadilan. “Pelantikan ini menjadi tanggung jawab kami DPC PERADI Manokwari untuk terus mempertahankan eksistensi PERADI dan perpanjangan DPN Pusat untuk melaksanakan kegiatan dan program dari DPN PERADI. Khususnya dalam rangka penegakan hukum, keadilan, kebenaran, dan kemanusiaan di Tanah Papua, khususnya Papua Barat,” katanya.


Acara ini di tutup dengan foto bersama dan ramah tamah.

Belum ada tanggapan
Captcha belum diisi / expired / tidak valid.

NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua