Selasa, 09 Juli 2019

Mantan Pimpinan KPK Kepalai Praktik Baru di Assegaf Hamzah & Partners

Praktik baru tersebut adalah Forensic & Fraud Investigation yang berada di dalam Grup Dispute AHP.
RED
Amien Sunaryadi. Foto: esdm.go.id

Kantor hukum Assegaf Hamzah & Partners (AHP) mengumumkan pendirian praktik baru dalam Grup Dispute, yakni Forensic & Fraud Investigation. Hal itu diutarakan oleh Managing Partner AHP, Bono Daru Adji. Menurut Bono, pihaknya bersepakat menunjuk Amien Sunaryadi untuk mengepalai praktik baru tersebut.

 

“Amien Sunaryadi merupakan individu yang berintegritas tinggi dan berpengalaman luas,” kata Bono dalam siaran persnya yang diterima Hukumonline, Selasa (9/7).

 

Bono percaya, bergabungnya Amien serta didirikannya praktik baru tersebut akan memberikan angin segar bagi kantor hukum yang dipimpinnya itu. “Bergabungnya beliau dengan AHP dan pembentukan bidang praktik baru ini tentu akan meningkatkan representasi para klien kami, selain memberikan kemudahan dan manfaat bagi klien kami,” tambahnya.

 

Ditambah lagi, lanjut Bono, Amien merupakan sosok yang berpengalaman di sektor forensic & fraud investigation. Awal karier Amien adalah menjadi pegawai negeri sipil di Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan. Pria kelahiran 23 Januari tahun 1960 itu juga diketahui pernah menjabat sebagai komisioner KPK jilid pertama yakni periode 2003-2007. Pengalaman ini dipercaya bahwa Amien memiliki integritas yang tinggi dalam memberantas korupsi.

 

“Sebagai salah satu pimpinan KPK di awal pendiriannya, Amien Sunaryadi memiliki peran yang besar dalam merancang sistem kerja KPK, termasuk menerapkan sistem pencarian dan pengawasan dalam mengungkapkan kasus korupsi high profile, dan mendirikan pondasi dari KPK,” kata Bono.

 

Selain itu, Amien juga tercatat malang melintang di sektor forensic & fraud investigation dengan pernah menjabat sebagai Partner di departemen investigasi penipuan di salah satu firma akuntan big four, Senior Governance and Anti-Corruption Officer di World Bank Indonesia dan terakhir sebagai Kepala SKK Migas (2014-2018).

 

“Selama di SKK Migas, Amien Sunaryadi memimpin modernisasi dan perbaikan sistem tata kelola di SKK Migas, transparansi, dan pengawasan terhadap kontraktor di bawah skema kontrak kerja sama, khususnya terkait dengan cost recovery,” ujar Bono.

 

Baca:

 

Bono percaya, dengan didirikannya praktik baru tersebut, maka akan semakin menambah nilai positif bagi AHP di mata para klien. Menurutnya, praktik ini akan membantu perusahaan dalam melindungi reputasi mereka dengan menggunakan analisa data untuk memperbaiki kepatuhan mereka dan hasil investigasi.

 

Selain itu, praktik Forensics & Fraud Investigation akan mendapatkan manfaat dari kolaborasi yang sejalan dengan bidang praktik hukum lainnya di AHP. Seperti, Pasar Modal, Perbankan & Keuangan, Kompetisi, Merger & Akuisisi, dan Penyelesaian Sengketa Alternatif dan Proses Pengadilan. Praktik ini juga dipercaya mendukung praktik e-discovery yang sudah ada di Rajah Tann Technologies.

 

Bono menambahkan bahwa sebenarnya pendirian praktik Forensics & Fraud Investigation ini juga didorong oleh permintaan para klien AHP, seiring dengan meningkatnya upaya global untuk menangani penipuan, suap dan korupsi. “Selain itu, pengalaman Bapak Amien Sunaryadi juga sejalan dengan nilai-nilai kami sebagai suatu firma hukum, khususnya dalam menjunjung tinggi integritas dan standar etika,” ucap Bono.

Belum ada tanggapan
Captcha belum diisi / expired / tidak valid.

NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua