Rabu, 31 July 2019

Alfin Sulaiman Terpilih Jadi Ketua DPC AAI Jakarta Selatan

Visi misinya adalah ingin mewujudkan DPC AAI Jaksel sebagai rumah bersama dan rumah pemersatu advokat.
Fitri Novia Heriani
Alfin Sulaiman (kiri) dan Rendy Aloysius Kailimang (kanan). Foto: FNH

Asosiasi Advokat Indonesia (AAI) Jakarta Selatan secara resmi memilih Alfin Sulaiman sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang yang baru. Pria kelahiran 1982 ini akan menahkodai AAI Jakarta Selatan selama satu periode hingga 2024 mendatang.

 

Pemilihan ini sekaligus menandakan berakhirnya kepemimpinan pengurus DPC AAI Jakarta Selatan di periode sebelumnya yang diketuai oleh A. J. Harris Marbun. Adapun pemilihan dilakukan secara aklamasi.

 

Menurut Harris Marbun, proses pemilihan yang dilakukan secara simpel dengan metode aklamasi ini dikarenakan hanya ada satu kandidat yang mencalonkan diri sebagai ketua DPC AAI Jakarta Selatan.

 

“Yang maju cuma satu calon, tidak ada kandiat lain makanya kami minta persetujuan kepada forum apakah bisa disetujui secara aklamasi atau tidak, dan semua setuju, makanya kita buat secara aklamasi,” kata Harris Marbun kepada hukumonline di sela-sela Musyawarah Cabang AAI Jakarta Selatan, Rabu (31/7).

 

Dengan berpindahnya estafet kepemimpinan kepada generasi yang lebih muda, Harris Marbun berharap AAI Jaksel bisa lebih maju, baik dalam program kerja maupun pendidikan rekruitmen dan pelatihan yang terus berjalan.

 

“Sebelum ini kami sudah bicara dengan mereka, apa kira-kira tujuan mereka ingin jadi ketua AAI dan ternyata sangat baik. Ada program-program kerja yang mereka akan jalankan seperti bagaimana rekruitmen, pelatihan, dan itu menurut saya luar biasa. Bahkan ke mereka ini juga saya titipkan pendidikan berkelanjutan di advokat karena ini sangat penting dan mereka menyanggupi,” tambahnya.

 

Ketua DPC AAI Jakarta Selatan terpilih, Alfin Sulaiman menyampaikan bahwa kepengurusan dibawah kepemimpinannya ingin mewujudkan DPC AAI Jaksel sebagai rumah bersama dan rumah pemersatu advokat. Sehingga untuk mewujudkan visi dan misi tersebut, pihaknya telah menyiapkan beberapa program dan kegiatan.

Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua