Jumat, 09 Agustus 2019

Suap Izin Impor Bawang Putih, ‘Jalur Lain’ Berujung Tahanan KPK

Cara lain yang diambil Afung dengan menyuap Dharmantra justru membuatnya potensial bakal dipenjara.
Aji Prasetyo
Penyidik bersama Ketua KPK menunjukkan barang bukti uang hasil OTT dugaan suap perizinan impor bawang putih. KPK menetapkan 6 orang tersangka, yang salah satunnya anggota Komisi VI DPR Fraksi PDIP I Nyoman Dhamantra. Foto: RES

Komisi Pemberantasan Korupsi resmi menetapkan I Nyoman Dhamantra (INY), anggota DPR RI Komisi VI sebagai tersangka kasus korupsi bersama sejumlah pengusaha seperti Chandry Suanda (CSU) alias Afung, Doddy Wahyudi (DDW) Mirawati Basri (MBS), dan Elviyanto (ELV). 

 

KPK menduga Dhamantra memperdagangkan pengaruhnya (trading influence) untuk mendapatkan Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RPIH) dari Kementerian Pertanian dan Surat Persetujuan Impor dari Kementerian Perdagangan untuk kuota impor bawang putih. 

 

Dharmantra memang bukan merupakan pejabat, bahkan pegawai kementerian tersebut. Namun, sebagai anggota DPR Komisi VI, ia memiliki tugas di bidang Perindustrian, Perdagangan, Koperasi UKM, BUMN, Investasi, dan Standardisasi Nasional. "Jadi ini trading influence," kata Ketua KPK Agus Rahardjo saat konperensi pers di kantornya, Kamis (8/8/2019) malam. 

 

Perdagangan pengaruh memang belum diatur secara spesifik dalam UU Pemberantasan Tipikor, tapi KPK menemukan dugaan kuat terjadinya pemberian uang suap kepada Dharmanta melalui orang kepercayaannya Mirawati Basri dan seorang swasta Elviyanto. Ketiganya, kemudian disangkakan Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 UU Pemberantasan Tipikor Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. 

 

"Dari pertemuan-pertemuan tersebut muncul permintaan fee dari INY melalui MBS. Angka yang disepakati awalnya Rp3,6 miliar dan komitmen fee Rp1.700-Rp1.800 dari setiap kilogram bawang putih yang diimpor," ungkap Agus. 

 

Total bawang putih yang diurus izin impornya ini sebanyak 20 ton dari sejumlah pengusaha termasuk Afung. Ia merupakan pemilik PT Cahaya Sakti Agro (PT CSA) yang bergerak di bidang pertanian yang diduga memiliki kepentingan mendapatkan kuota impor bawang putih. 

 

Sementara Doddy adalah orang yang menawarkan Afung menggunakan "jalur lain" untuk mendapatkan kuota impor bawang putih tersebut. Ia meminta bantuan Zulfikar yang memiliki koneksi dengan Mirawati dan Elviyanto yang diketahui dekat dengan Dharmantra selaku anggota DPR RI Komisi VI. 

Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua