Kamis, 15 August 2019

Era Teknologi Ancam Industri Jasa Hukum, Advokat Harus Lebih Siap

Lawyer harus bisa menunggangi teknologi.
Moh. Dani Pratama Huzaini
Diskusi tentang Advokat dalam Era Digitalisasi yang diselenggarakan pada Rabu (14/8), di Jakarta. Foto: DAN

Pernahkan sebelumnya anda berpikir, suatu saat akan muncul perusahaan transportasi raksasa tanpa memiliki satupun armada transportasi? Hari ini, perusahaan aplikator semacam Grab, Gojek, maupun Uber mampu menjawab pertanyaan tersebut melalui kerjasama dengan jutaan mitra pengemudinya. Pertanyaan yang sama bisa diutarakan untuk sektor usaha jasa di bidang hukum.

 

Bagaimana jika suatu saat sebuah lawfirm raksasa mampu beroperasi tanpa mempekerjakan satupun lawyer di dalamnya? Pertanyaan seperti ini relevan diajukan hari-hari ini. Perkembangan dunia teknologi dengan ditandai adanya revolusi Industri 4.0 menjanjikan perubahan pola kerja yang signifikan bagi seluruh dunia industri. Tidak terkecuali industri jasa hukum. 

 

Deputi Direktur Lembaga Studi & Advoksi Masyarakat (Elsam), Wahyudi Djafar, mengungkapkan tentang sebuah penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat pada 2018 mengenai kondisi ini. Dalam penelitian tersebut, dilakukan perbandingan advice antara lawyer dengan mesin untuk mengetahui tingkat akurasi terhadap advice tersebut. 

 

“Akurasinya manusia 85 persen dan mesin 90 persen,” ujar Wahyudi dalam sebuah diskusi tentang Advokat dalam Era Digitalisasi yang diselenggarakan pada Rabu (14/8), di Jakarta. 

 

Tidak hanya itu, Wahyudi menyampaikan bahwa di Amerika Serikat telah ada robot yang diberi nama Lisa. Robot ini menjalankan fungsi sebagaimana seorang hakim. Menganalisa sebuah kasus untuk kemudian diputuskan di muka pengadilan. Bahkan, ia menyebutkan bahwa putusan pengadilan di beberapa negara bagian telah dilakukan oleh mesin.

 

Hal ini menjadi tantangan serius bagi profesi advokat, di luar maupun dalam negeri. Bagaimana tidak? Kemampuan artificial intelligence berbasis dukungan big data yang telah dikumpulkan oleh berbagai platform online selama ini diprediksi akan memberikan dampak serius bagi profesi advokat di masa-masa yang akan datang. 

 

“Bisa saja akan ada lawfirm besar yang tidak punya lawyer. Kita harus belajar dari Bluebird (yang hari ini bersaing dengan taksi online),” ungkap Ketua Dewan TIK Nasional, Gerry Firmansyah, menjawab pertanyaan di atas. 

Halaman Selanjutnya
Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua