Jumat, 23 August 2019

Terpilih Secara Dramatis, Jimmy Simanjutak Pimpin AKPI ke Depan

Ada visi internasional yang dibawa oleh Jimmy Simanjuntak.
Moh. Dani Pratama Huzaini
Rapat Anggota Tahunan 2019 Asosiasi Kurator Indonesia (AKPI), di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Kamis (22/8). Foto: DAN.

Hasil nampaknya akan berpihak kepada Imran Nating. Sekjen Asosiasi Kurator dan Pengurus Indonesia (AKPI) yang baru saja demisioner dalam Rapat Anggota Tahunan AKPI ini maju sebagai calon Ketua Umum. Namun di saat-saat terakhir, perolehan suara Imran mampu dilewati oleh calon nomor urut 3, Jimmy Simanjuntak. Selisihnya tidak banyak, hanya 1 suara.

 

Kesempatan nampaknya masih ada. Namun, 7 surat suara terakhir ternyata habis digunakan oleh pendukung 3 calon lainnya. Hadirin bersorak sorai tanda penghitungan suara usai. Hasil dipapan penghitungan menunjukkan Jimmy Simanjutak terpilih sebagai ketua AKPI dengan perolehan 153 suara, disusul Imran Nating dengan perolehan 152 suara. 

 

Drama nampaknya akan usai, sebelum pimpinan sidang mengoreksi hasil perolehan suara. Belakangan diketahui ternyata total perolehan suara hasil penghitungan berbeda dengan jumlah daftar pemilih. Drama berlanjut karena selisih keduanya hanya 1 suara. Total keseluruhan pemilih yang menggunakan hak suara sebanyak 568 orang. Sementara jumlah keseluruhan suara dipapan penghitungan sebanyak 569.

 

Panitia dikumpulkan kembali. pimpinan sidang memerintahkan agar dilakukan penghitungan kembali terhadap kertas suara yang mencoblos Imran maupun Jimmy. Hasilnya, suara Imran berkurang lagi. Hasil penghitugan terhadap surat suara terpakai atas nama Imran ternyata 151. Sedang surat suara terpakai atas nama Jimmy Simanjuntak sebanyak 153.

 

Menjelaskan kerancuhan ini, Ketua Panitia RAT AKPI Vychung Chongson kepada hukumonline menjelaskan, terjadi kesalahan penempatan surat suara Imran yang telah dihitung. Nampaknya, saat menempatkan salah satu surat suara yang mencoblos nama Imran, petugas memasukkan di tumpukan surat suara dari calon yang lain. Menurutnya, hal itu murni akibat human error. 

 

“Waktu penghitungan, petugas salah menempatkan kertas suara yang sudah dihitung (atas nama Imran) ke kotak yang bukan seharusnya. Jadi jumlah suara Imran tetap 152,” terang Vychung.

 

Sementara problem selisih DPT dan jumlah total suara, Vychung mengkonfirmasi jumlah yang benar adalah 569. Hal ini setelah mencocokkan dengan jumlah suara hasil pemilihan anggota dewan penasehat yang dilakukan bersamaan dengan pemilihan Ketua Umum AKPI. Dengan begitu, jumlah DPT sebenarnya adalah 569. Dengan rincian,153 memilih Jimmy Simanjuntak, 152 memilih Imran Nating, 146 memilih Bona Sitanggang, 91 suara memilih Dedy Prasetyo, 25 suara memilih Brigita Imam Rahayu. Sedang 2 suara lainnya masaing-masing tidak sah dan abstain.

 

 

Drama pun usai. Hasil bisa disepakati. Pimpinan sidang Pleno 2 Rapat Anggota Tahunan AKPI mengesahkan hasil pemilihan Ketua Umum AKPI periode 2019 - 2022. “Menetapkan Jimmy Simanjuntak sebagai ketua umum terpilih AKPI 2019 - 2022,” Pimpinan Sidang RAT AKPI, Tabrani Abby saat membacakan ketetapan sidang Pleno 2 RAT AKPI, di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Kamis (22/8).

 

Jimmy sebagai Ketua Umum terpilih kepada hukumonline mengungkapkan,kemenangan dirinya sebagai kemenangan bersama seluruh anggota organisasi kurator dan pengurus ini. “Saya bersyukur dan berbahagia karena ini sebetulnya kemenangan AKPI,” ujar Jimmy saat ditemui usai penetapan kemenangan berlangsung. 

 

Keikutsertaan dan animo anggota AKPI dalam RAT kali ini sangat luar biasa. Hal itu bisa terlihat dari jumlah seluruh peserta RAT yang hadir sebanyak 578 orang. Hampir semuanya ikut menyalurkan suaranya dalam suksesi kepemimpinan di AKPI. Hal ini menurut Jimmy merupakan sebuah indikasi dari keinginan bersama seluruh anggota AKPI untuk lebih baik lagi ke depan.

 

(Baca Juga: 5 Sosok Perempuan di Dunia Kurator) 

 

Harapan itu diletakkan ke pundak ketua umum terpilih beserta seluruh anggota yang nantinya akan mengisi susunan kepengurusan AKPI yang baru ke depan. “Tujuan, mereka mengharapkan ada sesuatu yang lebih baik setelah ini. Untuk itu saya mengatakan bahwa ini adalah kemenangan AKPI,” ungkap Jimmy.

 

Jimmy menjanjikan AKPI yang lebih baik lagi ke depan. Ada visi internasional yang dibawa oleh Jimmy. Setidaknya hal itu sampaikan dalam sesi pemaparan visi misi sebelum pemungutan suara dilaksanakan. Jimmy meyakini, segala yang telah dicapai organisasi AKPI hari ini bukan puncak dari proses. Untuk itu, di bawah kepemimpinannya, AKPI akan terus berupaya lebih baik dari capaian hari ini.

 

Terhadap situasi yang terjadi sesaat setelah penghitungan suara usai, Jimmy memandang hal tersebut sebagai bagian dari dinamika pengambilan keputusan di organisasi. Perbedaan pilihan serta pro kontra baginya merupakan suatu yang yang lumrah. Pada akhirnya, semua pihak menerima hasil yang diputuskan oleh pimpinan sidang. Menurut Jimmy itu jauh lebih penting. 

 

“Semua sepakat tidak ada masalah apapun. Kita menunjukkan bahwa inilah kedewasaan berorganisasi,” ujarnya.

 

tidak lupa, Vychung Chongson menyisipkan harapan agar AKPI di bawah kepemimpinan Ketua Umum yang baru dapat bekerja dan melayani anggota organisasi lebih baik lagi. “Kami mengharapkan ketua umum bisa membawa AKPI lebih baik lagi melayani semua anggota AKPI. Itu harapan kami semua,” ujarnya.

 

Kepada kepengurusan Jimmy, Ketua Umum demioner AKPI, Jamaslin James Purba menitipkan beberapa hal. Perhatian terhadap perlindungan anggota yang berhadapan dengan masalah hukum ketika menjalankan tugas-tugas keprofesian menjadi hal pertama yang disebutkan James.

 

Selain itu, James mengingatkan agar kepengurusan AKPI kedepan untuk terus turut serta memberikan sumbangsih dalam pembangunan hukum di Indonesia. Hal ini bisa dilakukan melalui keterlibatan AKPI dalam proses pembahasan peraturan perindang-undangan yang berkaitan dengan profesi kurator serta kepailitan. 

 

James juga berpesan agar proses pendidikan berkelanjutan sebagaimana yang telah dilakukan dapat dipertahankan sebagai tradisi yang baik. “Melaksanakan program rutin seperti pendidikan, pelatihan, pendidikan lanjutan bagi anggota,” ujar James.

 

AKPI kali ini telah memiliki gedung sekretariat bersama yang baru. Hal ini menjadi peninggalan dari kepengurusan lama untuk kepengurusan AKPI yang baru. Dengan harapan dapat dipergunakan demi kelancaran roda organisasi. “Kita persembahkan Bagi pengurus baru dan juga anggota,” ungkap James.

 

Belum ada tanggapan
Captcha belum diisi / expired / tidak valid.

NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua