Berita

Ajang Tech.Law Fest 2019 Segera Digelar

Dalam ajang ini akan diulas kondisi inovasi legal di Asia dan secara khusus menilik isu-isu seputar data seperti pemanfaatan data secara bertanggung jawab, akses dan kontrol data, keamanan data dan 5G, serta peran data dalam perdagangan.
Oleh:
CT-CAT
Bacaan 2 Menit
Ajang Tech.Law Fest 2019 Segera Digelar
Hukumonline

Singapore Academy of Law (SAL) bersama Kementerian Hukum dan Dalam Negeri Singapura menggelar ajang bergengsi 'Tech.Law Fest 2019'. Pagelaran ajang ini dilaksanakan selama dua hari, yakni pada 5-6 September 2019 di Sand Expo and Convention Centre, Singapura.

 

Pagelaran tahunan yang digelar kedua kalinya ini akan mengulas kondisi inovasi legal di Asia dan secara khusus menilik isu-isu seputar data seperti pemanfaatan data secara bertanggung jawab, akses dan kontrol data, keamanan data dan 5G, serta peran data dalam perdagangan. Ajang dua hari ini akan dibuka Menteri Hukum dan Dalam Negeri Singapura K Shanmugam, sementara, Sir Tim Berners-Lee, Pendiri World Wide Web (WWW) akan menyampaikan pidato pembukaan.

 

Ajang 'TechLaw.Fest 2019' ini diperkirakan akan menghadirkan sebanyak 1.500 hadirin, terdiri atas berbagai delegasi dan pengunjung internasional, wirausaha, pakar teknologi, pengacara, serta pembuat kebijakan dari sekitar 18 negara. Konferensi dua hari ini juga akan menampilkan sekitar 60 pembicara dalam serangkaian diskusi panel dan seminar yang menggali sejumlah Hukum Teknologi secara lebih mendalam, seperti Blockchain & Smart Contracts, serta kecerdasan buatan (AI) & Robot.

 

Sejumlah kantor hukum dan departemen legal juga kelak berbagi langkah-langkah praktis dan menerapkan cara-cara baru dalam berkiprah di industri legal. Beberapa Sesi Bincang-Bincang tentang Teknologi (Tech Talks) tentang visualisasi data, desain legal, modal ventura bagi teknologi legal, inovasi dalam pendidikan legal, serta topik-topik lain akan berlangsung di aula pameran utama.

 

Sebanyak 40 mitra, peserta pameran, dan usaha-usaha rintisan (startups) turut berpartisipasi untuk memamerkan sejumlah solusi teknologi legal yang inovatif di tengah komunitas hukum dan teknologi Asia yang dinamis. Beberapa di antaranya mencakup DXC Technology (Amerika Serikat), Thomson Reuters (Amerika Serikat), Luminance (Inggris), Pravoved (Rusia), Sorbonne-Assas International Law School (Prancis), Clifford Chance (Singapura).

 

"Hukum di Asia tengah bertransformasi, dan inovasi digital tengah membantu berbagai kantor hukum serta departemen legal di internal perusahaan agar mereka dapat tampil lebih efisien, relevan, dan mengutamakan klien," ujar William Deckelman, Executive Vice President & General Counsel, DXC Technology.

 

Sebagai Mitra Transformasi Digital dalam ajang 'TechLaw.Fest 2019', lanjut William, DXC menyambut baik kesempatan untuk berbagi pengalaman dan pembelajaran yang telah dilakukan. “Sehingga kami bisa berkontribusi terhadap ekosistem hukum yang dinamis di Singapura."

Halaman Selanjutnya:
Berita Terkait