Sabtu, 31 Agustus 2019

Cari Klien? Lawyer Wajib Optimalkan Strategi Online di Era Digital

Dilarang beriklan, namun bisa dengan cara-cara digital marketing lainnya. Intinya tidak menjanjikan kemenangan atau kepastian dalam proses hukum.
Normand Edwin Elnizar
Narasumber dalam acara Justika.com bersama para mitra advokat mengenai strategi digital marketing, Jumat (30/8). Foto: NEE

Mari ajukan satu pertanyaan ini pada orang-orang bukan lulusan hukum di sekitar Anda: “Siapa lawyer Indonesia yang paling dikenal saat ini?

 

Nah, siapa saja yang disebut, lawyer itu bisa dikatakan sukses menerapkan strategi pemasaran dengan baik. Memang ada larangan beriklan dalam kode etik advokat Indonesia. Namun iklan hanya salah satu bagian dari strategi pemasaran. Hal ini dikupas tuntas dalam diskusi strategi digital marketing bagi advokat mitra Justika.com, Jumat (30/8).

 

Penting bagi lawyer di era digital semakin menyadari bahwa dunia sudah sangat berubah. Termasuk pasar jasa hukum yang menjadi sasaran untuk mencari calon klien. Baik kalangan klien korporasi maupun pribadi kini memiliki satu kesamaan dalam mencari layanan jasa hukum: cek internet!

 

“Suka atau nggak, pasar jasa apa saja shifting. Nah sebelum mereka cari konsultan hukum, dia cari di internet,” kata praktisi digital marketing Pikukuh Tutuko kepada para advokat mitra Justika.com.

 

Pria yang akrab disapa Kukuh ini memaparkan berbagai alasan pentingnya dunia bisnis beradaptasi dengan pesatnya kemajuan teknologi. Termasuk bisnis jasa hukum yang harus segera mengambil keputusan dalam memanfaatkan berbagai layanan berbasis internet.

 

Sebagai orang yang tidak berada dalam industri jasa hukum, Kukuh menceritakan pengalamannya mencari informasi dan layanan jasa hukum. Ia mengaku akan langsung mencari informasi di internet mesin pencari.

 

Kukuh mengutip laporan survei yang menyebutkan rata-rata orang Indonesia menghabiskan lebih dari delapan jam untuk memakai layanan internet. “Referensi pertama saat ini di internet, dan pengguna jasa hukum itu memang cari yang bisa dipercaya,” katanya.

Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua