Kamis, 05 September 2019

Gugatan Pelanggaran Hak Cipta Terhadap Alfamart Group-Bank Sampoerna Ditolak

Hakim menyatakan gugatan tersebut dialamatkan pada pihak yang salah atau error in persona.
Mochamad Januar Rizki
PN Jakarta Pusat. Foto: RES

Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menolak gugatan Endang Rubyanto dan Bambang Widodo terhadap PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart), PT Midi Utama Indonesia Tbk (Alfamidi) dan Bank Sahabat Sampoerna (BSS) dalam perkara dugaan pelanggaran hak cipta produk Tabungan Saku (Tasaku). Produk tersebut merupakan program tabungan tanpa bank yang diluncurkan Bank Sampoerna bekerja sama dengan Alfa Group sebagai tempat pembukaan akun atau rekening.

 

Dalam putusan yang dibacakan Rabu (4/9), majelis hakim yang diketuai Agustinus Setya Wahyu Triwiranto menyatakan menerima eksepsi atau keberatan dari pihak tergugat yang menyatakan gugatan tersebut dialamatkan pada pihak yang salah atau error in persona.

 

Sebab dalam perkara ini, hakim menganggap Alfamart sebagai tergugat I dan Alfamidi, tergugat II hanya bertindak sebagai agen Tasaku. Sehingga, majelis hakim menganggap Alfamart dan Alfamidi seharusnya tidak termasuk dalam pihak tergugat. Sedangkan, Bank Sampoerna, tergugat III yang menjadi pemilik produk tabungan tersebut menjadi pihak tergugat I.

 

Kuasa hukum penggugat, Daniel Alfredo menyatakan kecewa meski menerima putusan hakim. Menurutnya, dalam putusan majelis hakim belum memasuki pokok perkara gugatan. Sehingga, dia bersama prinsipal akan membahas lebih lanjut langkah hukum ke depan.

 

“Kami selaku kuasa hukum dan prinsipal kecewa. Dari fakta yang kami dapat di lapangan, Alfamart dan Alfamidi merupakan pihak yang menawarkan produk itu langsung. Sehingga itu menjadi alasan kami menjadikan mereka sebagai pihak tergugat. Langkah apa ke depan kami akan mempertimbangkan upaya hukum lebih tinggi. Yang buat kami legal dalam putusan tersebut tidak ada argumentasi mengenai pemegang hak cipta sehingga dalam tanda kutip ada pengakuan kepada klien kami,” jelas Alfredo saat dijumpai usai persidangan.

 

Secara terpisah, kuasa hukum Bank Sampoerna, Dewa Putra menyatakan program Tasaku merupakan implementasi dari program Laku Pandai Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Menurutnya, produk ini merupakan bentuk dukungan terhadap program OJK. Apabila terdapat kasasi dari penggugat, Dewa menyatakan pihaknya siap menerima panggilan persidangan kembali.

 

“Kami maunya pokok perkara juga dibahas dan harus dengan ulang seperti apa hasil persidangan tadi apabila telah menerima berkas (perkara) kalau ada hal-hal terlewat. Setelah itu, kami mungkin bisa memberikan rilis lebih detail,” jelas Dewa.

 

Dalam persidangan sebelumnya, Bank Sahabat Sampoerna (BSS) beserta jaringan ritelnya, yakni Alfa Group (Alfamart dan Alfamidi) mengklaim produknya merupakan realisasi program Laku Pandai seperti yang tertuang dalam POJK No.19/POJK.03/2014 tentang Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif (POJK Laku Pandai). Dengan begitu, BSS mengklaim tak pernah melakukan pelanggaran hak cipta seperti yang dituduhkan dalam gugatan No.18/Pdt.Sus-HKI/Cipta/2019/PN Niaga Jkt.

 

(Baca: Pencipta TAPI Bersikukuh Bank Sampoerna, Alfamart dan Alfamidi Langgar Hak Cipta)

 

Kuasa Hukum BSS Tubagus Dally mengatakan bahwa produk Tasaku milik kliennya sama sekali tidak pernah direalisasikan dalam bentuk buku. Sehingga tidak ada penggandaan atau cetak ulang tanpa izin atas buku TAPI itu oleh kliennya, baik seluruh maupun sebagian isi buku. Pun tidak ada pula penerbitan buku yang mirip atau menghilangkan hak pemilik hak cipta atau plagiasi. Dengan begitu, Ia berpendapat gugatan berupa pelanggaran hak cipta atas buku TAPI itu adalah keliru.

 

Dalam konteks UU No. 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta (Pasal 9 juncto Pasal 113), katanya, dikatakan telah terjadi pelanggaran hak cipta atas suatu buku adalah bilamana tergugat memperbanyak atau melakukan penggandaan baik sebagian maupun seluruh isi buku, menerbitkan buku yang mirip atau menerbitkan buku tanpa menyebutkan penciptanya. Di situ, tak satupun yang dilanggar oleh BSS.

 

“Pelaksanaan Tasaku dari Bank Sampoerna tidak melanggar apapun. BSS tidak menggandakan apalagi plagiat. Buku TAPI itu sendiri kami dengar belum diterbitkan,” ujarnya.

 

Belum ada tanggapan
Captcha belum diisi / expired / tidak valid.

NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua