Jumat, 13 September 2019

Setahun Berlari Kencang, Raising Star Walalangi & Partners Raih Dukungan Otoritas Investasi Indonesia dan Jepang

Peran kalangan profesional andal di bidang hukum menjadi semakin penting.
CT-CAT

Walalangi & Partners (W&P), yang didirikan para corporate lawyer Indonesia berpengalaman dan tepercaya, baru saja merayakan setahun hubungan afiliasi dengan Nishimura & Asahi. Kerja sama strategis keduanya mendapatkan sambutan hangat dari otoritas kedua pihak negara karena dinilai melengkapi hubungan baik kedua negara secara diplomatik dan bisnis yang telah terjalin.

 

“Saya sangat menyambut baik kerja sama dua firma hukum istimewa ini, tentu semua orang tahu bahwa Jepang adalah investor asing terbesar di Indonesia,” kata Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Thomas Trikasih Lembong dalam sambutannya di acara tersebut.

 

Thomas mengakui peran signifikan Jepang selama tiga hingga lima dekade belakangan pada pertumbuhan ekonomi Indonesia. Salah satunya ia menyebutkan industri otomotif Jepang di Indonesia yang berkembang pesat.

 

Untuk mengucapkan selamat, secara khusus hadir pula Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Ishii Masafumi. Melengkapi pernyataan Thomas, Ishii mencatat tidak kurang ada 1900 perusahaan Jepang di Indonesia yang mempekerjakan sekitar 4.700.000 orang.  Ia menyebutkan jumlah total investasi Jepang tidak kurang dari AS$30 miliar.

 

Ia juga mengapresiasi upaya pemerintah Indonesia dalam mengembangkan regulasi yang lebih mendukung iklim investasi. Pada saat yang sama, Ishii menyatakan bahwa peran kalangan profesional andal di bidang hukum menjadi semakin penting. “Saya yakin aliansi ini akan sangat berkontribusi pada hubungan ekonomi antara Jepang dan Indonesia, serta pertumbuhan ekonomi Indonesia,” katanya dengan disambut tepuk tangan para hadirin.

 

Mendukung pernyataan Ishii Masafumi atas kapasitas kedua firma hukum ini, hal yang sama disampaikan oleh Thomas Lembong. “Kita tidak bisa melakukan ini semua tanpa lawyers yang sangat andal, world class, dan ini jelas akan kita dapatkan dari kerja sama Nishimura & Asahi dan Walalangi & Partners,” ujarnya.

 

 

Dukungan afiliasi kedua belah firma ini juga diberikan oleh kehadiran perwakilan lebih dari 150 perusahaan multinasional dalam jamuan ramah tamah sekaligus makan malam perayaan tersebut. Kerja sama strategis yang dirintis oleh W&P bersama Nishimura & Asahi seolah menjadi salah satu jawaban atas layanan jasa hukum yang dapat diandalkan.

 

W&P resmi beroperasi 1 Januari 2018. Para personel W&P yang dipimpin oleh Luky Walalangi adalah para corporate lawyer Indonesia berpengalaman yang telah mendapatkan pengakuan dari klien mereka dan berbagai macam penghargaan dari peringkat internasional terkemuka dan terpercaya.

 

Baru-baru ini W&P mendapatkan peringkat dari Chamber Asia Pacific, suatu peringkat internasional law firm paling bergengsi  untuk kategori M&A and Corporate tahun 2020. Pada saat yang sama, W&P dinobatkan sebagai Best Law Firm dan Real Property Law Firm  untuk periode 2019-2020 oleh Asia Business Law Journal, kemudian diakui sebagai “Recommended Firm” oleh Asialaw. Sebagai pengakuan atas komitmen W&P dalam memberikan servis terbaik kepada kliennya, W&P menempati rangking sebagai law firm “Tier 2” kategori M&A oleh the Asia Legal Business dan sebagai Recommended Firm oleh IFLR1000 dan merupakan salah satu Top 30 Law Firm oleh Hukumonline.

 

Lawyers W&P juga mendapatkan pengakuan individual  dari berbagai macam penghargaan internasional, termasuk dari yang paling prestisius Chambers Global, Chamber Asia Pacific, Asia Business Law Journal, Asialaw, IFLR 1000 dan Asia Legal Business. Kualitas ini didukung afiliasi yang berjalan baik dengan Nishimura & Asahi, firma hukum terbesar di Jepang dengan lebih dari 600 lawyers yang beroperasi di berbagai negara.

 

“Kami sungguh diberkati oleh Tuhan karena  berkembang sangat cepat melebihi dari apa yang kami perkirakan. Dengan kepercayaan dari klien yang telah kami dapatkan ini merupakan motivasi yang kuat buat kami untuk selalu memberikan memberikan layanan yang prima dan terbaik,” kata Luky.

 

Ia sendiri mengaku tidak mengira firma yang didirikannya memperoleh mencapaian jauh lebih cepat. “Saat kami mulai kurang dari 2 tahun lalu, kami hanya terdiri dari 3 Lawyers dan untuk beberapa minggu kami tidak mempunyai staff dan harus menjalankan kegiatan administratif secara mandiri sampai membeli tinta printer, dan saat ini kami telah mempunyai lebih dari 40 karyawan dengan 23 lawyers terbaik dan segera mempunyai 3 counsels” jelas Luky.

 

Resep yang diungkapkannya adalah memberikan yang terbaik untuk menjaga kepercayaan klien serta seluruh lawyers dan karyawan yang bergabung dengan W&P. “Kami bekerja sama dengan komitmen penuh pada menjaga kepercayaan baik itu klien ataupun karyawan kami,” ujarnya.

 

Secara optimis Luky mengungkapkan rencana kerjasama dengan berbagai firma hukum internasional lainnya untuk memberikan layanan terbaik W&P dalam membantu rencana klien mereka di Indonesia.

 

Artikel ini merupakan kerja sama antara Hukumonline dengan Walalangi & Partners.

Belum ada tanggapan
Captcha belum diisi / expired / tidak valid.

NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua