Sabtu, 14 September 2019

76 Advokat Senior Jadi Penilai Hasil Ujian Advokat Peradi 2019

Selain penilai ada juga 15 asistensi yang membantu pencatatan administrasi dan kelancaran traffic proses pemeriksaan untuk memastikan segala sesuatu yang berkaitan dengan kegiatan penilaian berjalan lancar dan tertib.
CT-CAT
Suasana penilaian hasil UPA 2019. Foto: Humas Peradi

Sebanyak 76 Penilai (korektor) yang terdiri atas advokat-advokat senior dari Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) di bawah kepemimpinan Fauzie Yusuf Hasibuan melakukan penilaian terhadap hasil Ujian Profesi Advokat (UPA) tahun 2019. Kegiatan ini dilakukan di Bogor, Jawa Barat, Jumat (13/9).

 

Kegiatan penilaian hasil UPA ini dilaksanakan oleh Panitia UPA Peradi tahun 2019 dengan memeriksa hasil ujian advokat dari 7.785 peserta UPA. Ujian sendiri telah dilaksanakan pada tanggal 31 Agustus 2019 secara serempak di beberapa kota di Indonesia.

 

Ketua Panitia UPA R. Dwiyanto Prihartono menyampaikan, kegiatan penilaian ini merupakan program rutin yang dilakukan setelah pelaksanaan ujian. “Kegiatan Penilaian hasil Ujian Profesi Advokat ini adalah kegiatan yang ke-20 kali dilakukan oleh Peradi secara rutin setelah ujian Profesi advokat diselenggarakan,” katanya.

 

Menurutnya, seluruh 76 penilai dalam kegiatan ini terdiri atas advokat-advokat senior yang sudah memiliki pengalaman berpraktik sekurangnya 10 tahun dan menguasai ilmu-ilmu pengetahuan dalam bidang hukum dalam menjalani profesi advokatnya. “Selain penilai ada juga 15 asistensi yang membantu pencatatan administrasi dan kelancaran traffic proses pemeriksaan untuk memastikan segala sesuatu yang berkaitan dengan kegiatan penilaian berjalan lancar dan tertib,” ujar Dwiyanto.

 

Atas dasar itu, Peradi memastikan bahwa para penilai tersebut merupakan advokat-advokat profesional kredibel yang dapat dipercaya. Para penilai juga memegang teguh kode etik dan anti-Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN). Bahkan para penilai ini berasal dari seleksi yang ketat berdasarkan penilaian dedikasi, berintegritas, kemampuan, loyalitas pada organisasi Peradi.

 

“Demikian pula asistensi juga terdiri atas advokat-advokat muda yang penuh semangat, profesional, kredibel, dan loyal pada organisasi maupun profesi advokatnya,” tambah Dwiyanto.

 

Baca:

 

Di tempat yang sama, Sekretaris Jenderal Thomas E. Tampubolon, mengatakan, bahwa UPA merupakan amanat UU No. 18 Tahun 2003 tentang Advokat. Melalui proses UPA ini, advokat nantinya diharapkan dapat menjadi advokat yang profesional dan andal.

 

“Ujian ini merupakan amanat Undang-Undang Advokat Nomor 18 tahun 2003 di mana dinyatakan untuk menjadi advokat harus mengikuti ujian terlebih dahulu mengenai kompetensi atau kemampuan mereka agar ketika terjun ke masyarakat diharapkan telah menjadi advokat yang andal dan profesional,” tegas Thomas.

 

Setelah dinilai, lanjut Thomas, pihaknya masih membutuhkan waktu sebelum memutuskan berapa peserta yang lulus ujian. “Mengenai kelulusan, jumlah peserta yang lulus baru dapat dipastikan setelah ada hasil pengkoreksian standar kelulusan yang saat ini belum dapat ditentukan nilainya karena masih sedang berlangsung proses penilaiannya,” katanya.

 

Ketua Umum Peradi Fauzie Yusuf Hasibuan menekankan kepada para penilai agar berhati-hati saat memeriksa dan memberikan penilaian dari hasil ujian peserta. Ini disebabkan tahap penilaian merupakan gerbang awal dan penentuan untuk mencetak advokat yang profesional dan bertanggung jawab.

 

“Pemeriksaan dan pemberian nilai (penilaian) yang hati-hati dan mengedepankan pentingnya kemampuan dan pengetahuan sangat diharapkan dan karenanya menjadi tanggung jawab yang berat bagi para penilai  karena setiap peserta yang lulus berarti telah melahirkan seorang calon advokat," kata Fauzie.

 

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari. Alasan pemilihan lokasi di luar Jakarta agar para penilai mendapat suasana penilaian dalam kondisi yang segar karena udara yang sejuk dan suasana yang tenang sehingga diharapkan segala kegiatan penilaian berjalan lancar dan tertib.

 

Artikel ini merupakan kerja sama antara Hukumonline dengan Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI).

UPA
 - EKO
15.09.19 18:49
Berapa syarat nilai lulus UPA?
Captcha belum diisi / expired / tidak valid.

NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua